Pupuk Iskandar Muda Dirombak, Yanuar Budinorman Jadi Dirut

-

- Advertisment -

Pupuk Iskandar Muda Dirombak, Yanuar Budinorman Jadi Dirut

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – PT Pupuk Indonesia (Persero) atau Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) mengangkat Yanuar Budinorman sebagai Direktur Utama PT Pupuk Iskandar Muda yang baru.

Hal tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Pupuk Indonesia Grup yang digelar pada 25 Agustus 2020 di Jakarta.

Pergantian besar-besaran yang dilakukan oleh Pupuk Indonesia ini dalam rangka percepatan proses transformasi bisnis sehingga menjadi perusahaan agro-solution berkelas dunia.

Yanuar sendiri bukan lah sosok baru di dunia BUMN terutama Pupuk Indonesia. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Dirut PT Rekayasa Industri (Rekind) sejak 1 Agustus 2018 dan sebelumnya sebagai Dirut PT Yasa Industri Nusantara.

Lahir di Jakarta pada 10 Januari 1974, Yanuar memperoleh gelar sarjana Akuntansi di Universitas Borobudur pada tahun 1996 dan gelar Magister Manajemen Keuangan di Universitas Borobudur pada tahun 2004.

Yanuar Budinorman menggantikan posisi Dirut PT PIM Sebelumnya yakni Husni Achmad Zaki. Dua direktur lainnya juga ikut diganti.

Sementara itu, Jaka Kirwanto diangkat sebagai Direktur Operasional & Produksi dan Direktur Keuangan & Umum dijabat oleh Rochan Syamsul.

Diberitakan sebelumnya, Pupuk Indonesia melakukan perubahan susunan Dewan Direksi dan Dewan Komisaris pada enam anak usahanya.

Keenam perusahaan yang dirombak selain PT PIM adalah  PT Pupuk Kujang, PT Pupuk Sriwidjadja, PT Mega Ultra, PT Petrokimia Gresik dan PT Pupuk Kaltim.

Berikut ini susunan lengkap Dewan Direksi dan Dewan Komisaris PT Pupuk Iskandar Muda yang baru:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Bambang R. Sariwanto
Komisaris: Husain Abdullah
Komisaris Independen: Marzuki Daud

Dewan Direksi

Direktur Utama: Yanuar Budinorman
Direktur Operasional & Produksi: Jaka Kirwanto
Direktur Keuangan & Umum: Rochan Syamsul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda