Arti Pelat Mobil Berakhir RFS, RFP, RFD, & RFD

-

- Advertisment -

Arti Pelat Mobil Berakhir RFS, RFP, RFD, & RFD

KLIKKABAR.COM, JAKARTA –  Sering  lihat pelat nomor polisi mobil yang ujungnya berakhir dengan tiga huruf yakni RFS, RFP, dan RFD? Apa singkatan dari kode tiga huruf tersebut? Kendaraan dengan ujungnya kode tiga huruf itu sama saja dengan kendaraan lain jika tidak dikawal oleh polisi lalulintas.

Tiga kode pelat nomor polisi itu  merupakan nomor polisi yang hanya digunakan untuk pejabat negara. Kode huruf RFS kepada pejabat sipil, RFP untuk kepolisian, RFU untuk TNI Angkatan Udara dan kode RFD untuk TNI Angkatan Darat.

 Mobil dengan pelat nomor itu tanpa pengawalan polisi maka hak prioritasnya tidak ada. Meski menggunakan pelat nomor khusus, sembari memasang sirine atau lampu strobo, tetap hak prioritasnya tidak berlaku.

Pelat nomor dengan buntut RFS, RFD, dan RFU kerap kali dimanfaatkan untuk meminta prioritas di jalan. Meski tanpa pengawalan dari pihak kepolisian, tak jarang strobo, rotator hingga sirine dinyalakan.

Dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 59 (5), disebutkan kendaraan apa saja yang boleh menggunakan rotator dan sirine, yakni:

a. lampu isyarat warna biru dan sirene digunakan untuk Kendaraan Bermotor petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia;

b. lampu isyarat warna merah dan sirene digunakan untuk Kendaraan Bermotor tahanan, pengawalan Tentara Nasional Indonesia, pemadam kebakaran, ambulans, palang merah, rescue, dan jenazah; dan

c. lampu isyarat warna kuning tanpa sirene digunakan untuk Kendaraan Bermotor patroli jalan tol, pengawasan sarana dan Prasarana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, perawatan dan pembersihan fasilitas umum, menderek Kendaraan, dan angkutan barang khusus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda