The Atjeh Connection dan IDI Gelar Diskusi Virtual Bedah Covid-19

-

- Advertisment -

The Atjeh Connection dan IDI Gelar Diskusi Virtual Bedah Covid-19

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) atau yang lebih dikenal dengan nama virus Corona pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China, pada akhir Desember 2019 lalu.

Penyakit karena infeksi virus ini disebut Covid-19 dan bisa menyerang siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusu

Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di China dan ke seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia.

Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia).

Virus yang juga termasuk dalam kelompok ini adalah virus penyebab Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Berangkat dari hal tersebut, The Atjeh Connection Resto and Coffee bekerjasama dengan The Perfekto Indonesia dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Aceh, menggelar diskusi virtual membahas seputar Covid-19.

Diskusi akan digelar pada Minggu, 23 Agustus besok pukul 10.00 WIB dan bisa diakses via link ini serta disiarkan langsung lewat channel Youtube The Perfekto Indonesia dan dipandu langsung oleh Almufarid, M.IP sebagai host dan dr. Arika Aboebakar, SpOG yang juga Ketua IDI Kabupaten Pidie sebagai Co Host.

Founder The Atjeh Connection, Amir Faisal Nek Muhammad dalam keterangan resminya di Jakarta mengatakan, diskusi tersebut dilaksanakan untuk mengedukasi masyarakat luas terkait seputar Covid-19.

Apalagi, virus mematikan tersebut hingga saat ini telah merenggut jumlah korban jiwa yang tidak sedikit, terutama di Indonesia sejak kasus terkonfirmasi positif pertama kali diumumkan pada awal Maret 2020 lalu.

Tercatat hingga Kamis (20/8), kasus Covid-19 di Tanah Air menembus 147.211 kasus, dimana pasien sembuh mencapai 100.674 orang dan jumlah kasus meninggal 6.418 orang.

“Dari hari ke hari, jumlah korban terus bertambah. Hal ini tentu menjadi atensi kita semua, agar lebih menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, memakai masker dan rajin mencuci tangan agar bisa meminimalisir penyebaran Covid-19,” kata Amir Faisal, Sabtu (22/8).

Demikian juga dengan peta sebaran Covid-19 yang saat ini sudah merata di seluruh Indonesia, termasuk di Aceh, yang tergolong zona hijau pada bulan-bulan awal saat Covid-19 mulai merebak di Tanah Air.

Jumlah korban Covid-19 di Aceh sampai saat ini telah menyentuh 1.141 kasus dimana 191 pasien dinyatakan telah sembuh dan 30 diantaranya meninggal dunia.

Diskusi virtual tersebut akan menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya Prof. DR. dr. H. Murdani Abdullah, FACG, Sp.PD, KGEH, FINASIM (spesialis penyakit dalam dan gastroenterologi) dan Dr. dr. Muhammad Yamin, Sp.JP (K), FACC, FSCAI (spesialis jantung dan pembuluh darah).

Kemudian ada dr. Syafrizal Abubakar, Sp.BS (spesialis bedah saraf) dr.Neza Puspita,SpOG (spesialis obstetri dan ginekologi) dan Dr dr Safrizal Rahman SpOT yang juga Ketua IDI Wilayah Aceh.

Diskusi tersebut, selain digelar terbuka via zoom, akan mengambil tempat di The Atjeh Connection Cabang SCBD, Jl Tulodong Bawah Nomor 1, Jakarta Selatan dengan mentaati serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Semoga pandemi ini segera berlalu dan kita semua diberikan keselamatan, tentu saja dengan mengikuti seluruh anjuran dari pemerintah demi memutus rantai penyebaran Covid-19,” pungkas Amir Faisal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda