16 TNI yang LGBT Dipecat

-

- Advertisment -

16 TNI yang LGBT Dipecat

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Ketua Kamar Militer MA Mayor Jenderal (Purn) Burhan Dahlan menyatakan fenomena Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di TNI yakni MA telah mengadili dan memecat 16 anggota TNI.

Pengamat Militer Universitas Padjajaran, Muradi sangat menyayangkan kasus ini. Dia melihat, sebenarnya fenomena ini bisa dicegah jika TNI lebih cermat dan teliti saat proses awal penerimaan calon anggota TNI. Menurutnya, ada tiga penyebab orientasi seksual seseorang berbeda.

 “Apakah institusi TNI bermasalah atau kecolongan? Mungkin karena gini, ada beberapa penyebab orang menjadi LGBT. Yang pertama karena bawaan gen, ada orang yang gennya ganda, misalnya XXY atau XYY. Biasanya itu penyebab yang pertama. Nah saat tes kesehatan waktu penerimaan mungkin seadanya,” kata Muradi dikutip dari Merdeka, Kamis (22/10/2020).

Menurut Muradi, perilaku LGBT sudah terlihat sejak mengikuti tes penerimaan awal dari  tes kesehatan hingga tes fisik. Sehingga menurutnya, perlu ada suatu tes yang bisa menunjukkan bahwa calon anggota TNI tersebut LGBT atau tidak. Oleh sebab itu, tahap pendaftaran dan penerimaan menurutnya sangatlah penting.

Penyebab kedua, kata Muradi, yakni karena faktor lingkungan atau pergaulan. Dia menjelaskan, pengaruh pergaulan tersebut bukan hanya berasal dari lingkungan internal TNI saja. Muradi mengatakan, para anggota TNI yang masih lajang, tidak selalu berada di barak, mereka juga kerap kali berinteraksi dengan pihak-pihak luar saat tugas, hari libur, dan sebagainya.

Begitu pula dengan anggota TNI yang sudah tidak tinggal di barak. Sehingga hal tersebut menurutnya tidak menutup kemungkinan menjadi alasan mengapa ada anggota TNI LGBT.

Penyebab ketiga, kata Muradi, yakni karena adanya trauma akibat perundungan yang dihadapi selama pendidikan yang lama. Muradi mengakui selama masa pendidikan TNI memang kerap terjadi perundungan.

Baik itu perundungan dalam bentuk kekerasan fisik, seksual maupun hanya dipermalukan atau dicemooh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda