Terkait Rizieq, Wali Kota Bogor Diminta Belajar Etika

-

- Advertisment -
Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp
Telegram
LINE

Terkait Rizieq, Wali Kota Bogor Diminta Belajar Etika

KLIKKABAR.COM, JAKARTA –  Terkait Habib Rizieq yang mempercayakan kepada MER-C untuk melakukan pemeriksaan dan pengawalan kesehatan. MER-C mengirimnya untuk beristirahat di RS. Namun mendapatkan perlakuan yang kurang beretika dan melanggar hak pasien dari Wali kota Bogor dengan melakukan intervensi terhadap tim medis yang bekerja, sehingga menganggu pasien yang beristirahat. Selain itu Wali Kota Bogor juga tidak beretika dalam mempublikasi kondisi pasien kepada publik, sehingga menimbulkan kesimpangsiuran dan keresahan bagi masyarakat.

“Wali Kota Bogor perlu belajar etika kedokteran tentang independensi tenaga medis dalam bekerja dan hak pasien untuk menerima atau menolak atas semua upaya pemeriksaan dan pengobatan yang akan diberikan tanpa ada intervensi atau tekanan pihak manapun,”  kata Ketua Presidium MER-C dr. Sarbini Abdul Murad, Sabtu (28/11/2020).

Dokter Beni – sapaan akrab Sarbini – menyatakan  jangankan dalam situasi normal, di daerah bencana dan peperangan saja wajib tenaga medis tetap menjaga profesionalitas dan menghormati hak-hak pasien.  Seharusnya Wali kota Bogor mempercayakan hal ini kepada RS dan Tim Medis yang menangani karena tim medis mengetahui langkah-langkah yang perlu dan tidak perlu dilakukan untuk menangani pasien.

“Kami menyayangkan sikap wali kota Bogor yang melakukan intervensi dan tekanan kepada RS, Tim Medis dan pasien.  Perihal kondisi kesehatan adalah domain keluarga. Bahkan pihak RS/ dokter yang merawat tidak memiliki hak untuk menyampaikan tanpa seijin keluarga,”  pungkas Sarbini yang berpengalaman bekerja di wilayah perang dan bencana alam.

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp
Telegram
LINE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT

Rekomendasi untuk Anda