Polisi Panggil Anies Harus Izin Presiden

-

- Advertisment -

Polisi Panggil Anies Harus Izin Presiden

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Pakar Otonomi Daerah (Otda) Djohermansyah Djohan menyatakan bahwa pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan oleh Polda Metro Jaya  harus ada izin Presiden Jokowi.

“Aturannya, jika Kapolda ingin memanggil Gubernur itu harus atas seizin Presiden. Kalau polisi ingin memanggil wali kota dan bupati harus seizin Menteri Dalam Negeri,” kata Djohermansyah kepada Kamis (19/11/2020) dikutip dari CNN Indonesia.

Djohermansyah menuturkan alasan polisi tak bisa asal panggil gubernur lantaran posisi gubernur ialah ketua Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Adapun anggota Forkopimda ialah salah satunya Kepolisian Daerah.

“Jadi kurang etis rasanya untuk pemanggilan padahal mereka istilahnya satu pimpinan yang sama,” ujar Djohermansyah.

Djohermansyah menuturkan pemanggilan gubernur berkali-kali bisa mengganggu jalannya pemerintahan. Pemanggilan gubernur oleh polisi juga bisa mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Anies dipanggil untuk dimintai keterangan terkait kondisi tersebut lantaran banyak masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Saat itu, Anies diperiksa selama 9,5 jam dan dicecar 33 pertanyaan.

Selain Anies, ada delapan orang lain yang turut dimintai klarifikasi pada hari yang sama. Mereka yaitu Wali Kota Jakarta Pusat, Kepala Biro Hukum DKI Jakarta, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Tanah Abang, Camat Tanah Abang, Ketua RT, Ketua RW, Kepala Satpol PP serta Bhabinkamtibmas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda