KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Inggris resmi mengumumkan kembali melaksanakan lockdown selama 1 bulan akibat pandemi virus corona jenis baru atau Covid-19.
“Sekarang saatnya untuk mengambil tindakan karena tidak ada alternatif lain,” Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dalam pengumumannya, Minggu (1/11/2020).
“Kita harus rendah hati dalam menghadapi alam. Sayangnya, di negara ini, seperti di sebagian besar Eropa, virus menyebar lebih cepat daripada skenario kasus terburuk yang masuk akal dari para penasihat ilmiah kita.”
Lockdown mulai 5 November-2 Desember. Penduduk akan tinggal di rumah kecuali untuk bekerja, pendidikan, dan olahraga. Hanya toko-toko penting yang buka. Pemerintah Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara telah melakukan lockdown parsial.
“Kota ini akan bangkrut. Tidak ada yang tersisa,” kata Roger Stenson (73), warga Nottingham.
“Kalau toko tutup… Tak akan ada yang tersisa darinya. Itu jadi masalah.”
Inggris mencatat lebih dari 22.600 kasus Covid berdasarkan rata-rata mingguan, dari data CNBC International. Ditulis Worldometers, saat ini ada total 1.034.914 warga Inggris telah terinfeksi corona dengan 46.717 kematian.











