KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengundurkan dari dari Menteri Kelautan dan Perikanan karena menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap terkait perizinan ekspor lobster
Dilansir dari berbagai sumber, Edhy pernah menjadi atlet pencak silat nasional. Selain pernah berhasil di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON), ia juga pernah mengikuti kejuaraan tingkat mancanegara. Edhy merupakan taruna di Akademi Militer di Magelang, Jawa Tengah. Ia masuk ke Akmil pada 1991. Karena berbuat kesalahan, dia dikeluarkan setelah dua tahun bertahan.
Merantau ke Jakarta, Edhy berkenalan dengan Prabowo yang masih berpangkat letnan kolonel dan menjabat Komandan Grup III Kopassus TNI AD. Ia disekolahkan Prabowo di Fakultas Ekonomi Universitas Moestopo dan berlatih silat setiap pekan di Batujajar, Bandung.
Pria kelahiran Muara Enim, Sumatera Selatan, pada 24 Desember 1971 ini juga mendampingi Prabowo saat bermukim di Yordania setelah dipecat dari militer dengan pangkat jenderal bintang tiga.
Ketika Prabowo mendirikan Partai Gerindra pada 2008, Edhy bergabung. Dia juga mengikuti Pemilihan Legislatif 2009 dan dapil Sumatera Selatan I, kampung halamannya. Dua periode dia menjadi anggota DPR, Edhy terpilih lagi dalam Pemilu 2019.
Pada periode 2009-2014 dia menjabat Ketua Komisi VI (perdagangan, perindustrian, koperasi, dan Badan Usaha Milik Negara). Sedangkan pada 2014-2019, Edhy menjadi Wakil Ketua Komisi IV (pertanian, perkebunan, kelautan, kehutanan, perikanan, dan pangan).
Edhy Prabowo menjabat Ketua Harian Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (PB IPSI) dan Prabowo Subianto adalah ketua umum.











