Di Masa Covid-19, Kuburan San Diego Hills Laba Rp 149 Miliar

-

- Advertisment -

Di Masa Covid-19, Kuburan San Diego Hills Laba Rp 149 Miliar

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Lippo Group melalui anak perusahaannya di sektor properti PT Lippo Karawaci Tbk meraih laba dari bisnis pemakaman elite di masa pandemi COVID-19. Seperti diketahui, LPKR merupakan pemilik penuh areal pemakaman San Diego Hills di Karawang, Jawa Barat.

CEO PT Lippo Karawaci Tbk, John Riady, mengungkapkan penjualan pemakaman San Diego Hills pada kuartal III 2020 meningkat 37 persen dibandingkan periode yang sama di 2019.

“San Diego Hills, pemakaman yang Perseroan miliki seluruhnya, mencatatkan penjualan sebesar Rp 149 miliar, meningkat 37 persen year on year dari Rp 109 miliar di tahun 2019,” kata anak dari James Riady itu melalui keterangan resmi, Rabu (7/10).

Menurutnya, unit usaha pemakaman San Diego Hills berada di jalur yang direncanakan (on-track) untuk mencapai pendapatan sekitar Rp 200 miliar hingga akhir tahun.
Lippo Group Cuan dari Bisnis Pemakaman Elite San Diego Hills (1)

Pemakaman San Diego Hills merupakan areal pemakaman elite yang dikembangkan Lippo Group, pertama kali diluncurkan pada 2007. Pemakaman ini dilengkapi sejumlah fasilitas umum yang tak biasa, dengan maksud untuk menghapuskan kesan seram. Harga Pemakaman Ditawarkan Mulai Rp 38 Juta

Di areal pemakaman San Diego Hills tersedia fasilitas seperti restoran, kolam renang, florist dan gift shop, hingga gedung serbaguna berkapasitas 250 orang.
Dari informasi yang dihimpun kumparan, awalnya pemakaman milik Lippo Karawaci ini dipatok dengan harga Rp 3 juta per unit. Tapi kini harga pemakaman tipe biasa ditawarkan hingga Rp 38 juta. Pengelola bahkan menawarkan satu blok hingga seluas 750 meter persegi untuk pemakaman satu keluarga.
Blok tersebut bisa didesain sendiri oleh pemiliknya, dan diwujudkan dengan persetujuan pengelola. Pengelola pemakaman San Diego Hills juga menawarkan layanan prosesi pemakaman. Mulai dari yang biasa hingga kelas VVIP.demikian disalin dari kumparan, Kamis (8/10/2020).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda