Kebun Ganja Terbesar Dibuka di Australia

-

- Advertisment -

Kebun Ganja Terbesar Dibuka di Australia

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Dua perusahaan ganja obat segera membangun kebun ganja di Queensland, Australia. Pembangunan fasilitas di pinggiran kota Toowoomba ini akan dilakukan enam bulan lagi.

Sebanyak 500 ton ganja akan diproduksi setiap tahun  dan bernilai ekspor sebesar lebih dari 1 miliar dollar AS (Rp14,5 triliun).

Dua perusahaan Australia yang melebur menjadi satu, yakni Grup Obat Alami Australia (ANTG) dan Asterion Cannabis Inc, telah memajukan rencana pembangunan mereka dua tahun lebih cepat, menurut ketua pelaksana ANTG.

“Di bayangan kami, Australia bisa menjadi pemimpin global di bidang produksi ganja obat,” kata Cantelo dilansir dari ABC News, Senin (19/4/2021).

Kesempatan ekspor ke Eropa Fasilitas dengan modal 400 juta dollar Australia (Rp 4,5 triliun) tersebut akan dipakai untuk menanam, memproduksi, dan meneliti produk obat-obatan.

Karena terletak dekat Bandara Wellcamp di Toowoomba, fasilitas ini dapat dengan mudah mengekspor produk mereka ke luar negeri.

Pemerintah Australia telah memberikan judul “status proyek besar” di tahun 2019 pada fasilitas Asterion. Perusahaan ganja Kanada tersebut telah mendapatkan izin ganja obat, izin penelitian ganja, dan izin produksi dari Badan Pengendalian Obat Australia.

Stephen Van Deventer, CEO Asterion, mengatakan peleburan dengan ANTG ini sejalan dengan strategi jangka pendek dan panjang perusahaan tersebut.

“Peleburan ini memberikan pendapatan lebih awal dari seharusnya untuk Asterion dan skalabitas untuk ANTG,” katanya.

ANTG telah memiliki rantai pasokan dan fasilitas di daerah pedalaman New South Wales, serta akses ke pasar ekspor Eropa.

“Modal ini memberikan kemampuan akses bagi pasar Australia dan luar negeri, selain menyediakan kesempatan untuk memperbesar perusahaan dan memenuhi permintaan tinggi obat ganja,” ujar Cantelo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda