Penyelundupan 7 Satwa Dilindungi Digagalkan di Dumai

-

- Advertisment -

Penyelundupan 7 Satwa Dilindungi Digagalkan di Dumai

Ilustrasi bayi Orangutan Sumatera yang dievakuasi di Aceh Timur, Rabu (23/1/2019). (Zamzami Ali/Klikkabar.com)

KLIKKABAR.COM, DUMAI – Bea Cukai bekerja sama dengan POM TNI AD dan POM TNI AL gagalkan upaya penyelundupan satwa dilindungi yang hendak dibawa ke luar wilayah Indonesia di daerah Purnama, Kota Dumai, Selasa (25/06/2019).
Penangkapan berawal ketika petugas menghentikan kendaraan transporter sesaat sebelum satwa tersebut dikirim keluar wilayah Indonesia melalui salah satu pelabuhan rakyat yang ada di Kota Dumai.
Kepala Kantor Bea Cukai Dumai, Fuad Fauzi dilansir dari laman Sindonews mengungkapkan bahwa, penindakan ini tidak lepas dari informasi masyarakat yang sadar akan pentingnya menjaga dan melestarikan kekayaan hayati nusantara.
“Informasi aksi penyelundupan disampaikan kepada petugas Bea Cukai Dumai, kemudian ditindaklanjuti dengan upaya pencegahan yang didukung oleh POM TNI AL dan POM TNI AD Kota Dumai serta Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Dumai,” katanya.
Satwa dilindungi yang berhasil diselamatkan berupa 3 individu bayi Orangutan, 2 monyet Albino, 1 ekor Siamang dan 1 Musang Luwak. Ketujuh satwa dilindungi itu dibawa oleh SP (40) dan JD (27), menggunakan kendaraan jenis MPV.
“Binatang-binatang ini masuk kategori dilindungi, spesies ini diklasifikasikan oleh CITES ke dalam kategori Appendix I, yaitu spesies yang dilarang untuk perdagangan komersial internasional karena sangat rentan terhadap kepunahan,” jelas Fuad.
Satwa dan pelaku selanjutnya diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kota Dumai. Untuk satwa yang berhasil diselamatkan akan diberikan penanganan terbaik sebelum dikembalikan ke habitatnya di alam bebas.
Sementara para pelakunya dilakukan penyelidikan lebih lanjut serta terancam dijerat dengan Pasal 21 ayat 2 Undang Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Lihat Juga: Secercah Harapan untuk Salma
Aktivis Lingkungan Aceh Raih Guardians Conservation 2018
Kisah Pasangan Unik yang Hidup di Mobil dan Anti Sampah Plastik

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda