MK Gugurkan Perkara Sengketa Pilkada Medan

-

- Advertisment -

MK Gugurkan Perkara Sengketa Pilkada Medan

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Permohonan perselisihan hasil Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara yang diajukan pasangan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi dinyatakan gugur.

Dalam permohonan yang diregistrasi, pasangan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi mendalilkan perolehan suara seharusnya pasangan Bobby Afif Nasution-Aulia Rachman adalah 340.327, bukan 393.327.

Selisih perolehan suara Bobby Afif Nasution-Aulia Rachman diduga dari penambahan 53.000 suara di 1.060 TPS yang tersebar di 15 kecamatan.

Ke 15 kecamatan tersebut adalah Medan, Medang Sunggal, Medan Helvetia, Medan Denai, Medan Barat, Medan Deli, Medan Tuntungan, Medan Belawan, Medan Labuhan, Medan Polonia, Medan Baru, Medan Perjuangan, Medan Petisah, Medan Timur, dan Medan Selayang.

Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman dalam sidang pengucapan putusan mengatakan bahwa, pemohon maupun kuasanya tidak hadir tanpa alasan yang sah dalam sidang pemeriksaan pendahuluan yang digelar pada tanggal 27 Januari 2021.

“Rapat permusyawatan hakim pada tanggal 10 Februari 2021 berpendapat permohonan pemohon beralasan menurut hukum untuk dinyatakan gugur,” kata Anwar Usman dalam putusannya yang disiarkan secara daring dilansir Antara di Jakarta, Senin (15/1).

Selain itu, Bobby Afif Nasution-Aulia Rachman juga disebut melakukan pelanggaran penggunaan struktur pemerintah yang dilakukan aparatur penyelenggara negara di tingkat pusat maupun daerah.

Atas dalil itu, pemohon meminta dilakukan pemungutan suara ulang di 15 kecamatan yang disebut. Pada 15-17 Februari 2021, MK menggelar sidang pengucapan putusan/ketetapan untuk 87 perkara sengketa hasil Pilkada 2021.

Sementara itu, perkara yang melaju ke tahap selanjutnya dapat menambahkan barang bukti dan menghadirkan saksi serta ahli untuk menguatkan dalil yang disebut dalam permohonan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda