Vaksin Covid Produksi Pfizer Populer, Siapa Investornya?

-

- Advertisment -

Vaksin Covid Produksi Pfizer Populer, Siapa Investornya?

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Prusahaan farmasi asal New York City, AS, Pfizer Inc yang tercatat di New York Stock Exchange (NYSE) masih menjadi trending media sepanjang Selasa kemarin (10/11/2020).

Hal ini lantaran vaksin buatannya, BNT162b2, hasil kolaborasi dengan perusahaan Jerman, BioNTech SE, 90% berhasil melawan virus corona.

Situs perusahaan menyebutkan Pfizer adalah perusahaan farmasi multinasional Amerika, salah satu perusahaan farmasi terbesar di dunia dan berada di peringkat 57 dalam daftar Fortune 500 tahun 2018 dari perusahaan terbesar AS berdasarkan total pendapatan.

Di Indonesia, Pfizer juga memiliki perwakilan yakni Pfizer Indonesia yang didirikan pada 1969, dan menjalankan operasional pabrik dan pemasaran sejak 1971.

Dimulai dengan 11 pegawai, sekarang setelah penyatuan dengan beberapa perusahaan, jumlah pegawai mencapai hampir 600 orang sebagaimana disebut dalam siaran pers PT Pfizer Indonesia.

Dalam presentasi yang disampaikan Frank D’Amelio, Chief Financial Officer dan Executive Vice President, Global Supply Pfizer, menyebutkan total pendapatan perusahaan khusus kuartal III-2020 menembus US$ 12,1 miliar atau setara dengan Rp 169 triliun, turun 4% secara year on year (yoy). Dari total pendapatan Q3 itu, pendapatan dari bisnis biofarma naik 4% menjadi US$ 10,2 miliar secara yoy.

Pendiri Pfizer adalah Charles F. Erhart  pengusaha Amerika kelahiran Jerman yang mendirikan Charles Pfizer & Company pada 1849, bersama dengan Charles Pfizer, sepupunya dan kemudian menjadi saudara iparnya.

Kini, dikutip dari CNN Indonesia, pemegang saham sudah terbesar setelah Pfizer menjadi perusahaan pubik di Wall Street. Mengacu data CNN Money, investor Pfizer juga berasal dari beberapa perusahaan manajer investasi global yang menjadi pemegang saham perusahaan, salah satunya BlackRock.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda