Salah Besar Jika Anggap Vaksin Selesaikan Covid-19

-

- Advertisment -

Salah Besar Jika Anggap Vaksin Selesaikan Covid-19

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Epidemiolog Universitas Griffith, Dicky Budiman mengingatkan pandemi susulan yang lebih hebat dari Covid-19. Pandemi itu bisa terjadi dalam waktu dekat.

Hal itu pernah disampaikan Dicky kepada pemerintah China pada Oktober 2019 silam.

“Itu bukan penemuan saya, literatur sudah menunjukkan itu. Saya hanya mengingatkan. Sebagaimana saya ingatkan saat ini bahwa akan ada penyakit pandemi lain yang jauh lebih hebat daripada Covid-19,” ucap Dicky dalam satu diskusi virtual, Sabtu (19/12/2020).

Dicky menyarankan, agar prediksi ini sebaiknya dapat diantisipasi pemerintah melakukan segala persiapan. Sebab menurutnya mengendalikan pandemi Covid-19 tidak semudah seperti mengendalikan pandemi Mers.

Penyebab Covid-19 sulit dikendalikan, menurut Dicky, karena efek atau gejala yang muncul tidak terlihat, sehingga sulit mendeteksi untuk dilakukan penanganan sedini mungkin.

Epidemiolog Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono menilai ada kesalahan mindset menganggap kehadiran vaksin menyelesaikan Covid-19. Sehingga, vaksin sebagai senjata pamungkas pemulihan ekonomi adalah hal keliru. Menurut Pandu, kuncinya adalah penanganan Covid-19 yang baik.

“Jadi, kalau dikaitkan dengan vaksin dan pemulihan ekonomi itu harapannya vaksin itu senjata pamungkas ya. Padahal yang betul adalah kaitan penangan pandemi yang berhasil itu kunci untuk pemulihan ekonomi, jadi kuncinya di sana,” kata Pandu dalam diskusi, Sabtu (19/12/2020).

Dia mencontohkan Wuhan, Cina yang berhasil memulihkan jalannya perekonomian tanpa memerlukan vaksin. di Indonesia justru vaksin sebagai harapan mengendalikan pandemi.

“Banyak negara yang belum ada vaksin juga sudah pulih ekonominya. Kenapa bisa demikian, karena pandeminya bisa terkendali. Jadi problemnnya adalah kita harus mengendalikan pandemi dengan semua cara dan vaksin hanya salah satu cara,” ucapnya.

“Jadi, kita semua termakan oleh pendapat atau anggapan atau karena kegagalan kita menangani pandemi, sehingga kita semua bersandar mulai dari ekonomi kita nasib kita semuanya bersandar terhadap adanya vaksin,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda