Hacker Retas Database KPU, Jutaan Data Penduduk Indonesia Bocor

-

- Advertisment -

Hacker Retas Database KPU, Jutaan Data Penduduk Indonesia Bocor

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Sebanyak 2,3 juta data pribadi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dikabarkan telah dibobol oleh peretas atau hacker.

Informasi itu datang dari akun twitter @underthebreach, Kamis (21/5) malam. Sebelumnya, akun ini juga mengabarkan kebocoran data Tokopedia beberapa waktu lalu.

“Aktor membocorkan informasi tentang 2.300.000 warga Indonesia. Data termasuk nama, alamat, nomor ID, tanggal lahir, dan banyak lagi,” cuit @underthebreach.

Peretas dikabarkan juga akan membocorkan 200 juta data lainnya. Dalam cuitannya, @underthebreach mengunggah foto tangkapan layar di sebuah forum peretas di mana sang peretas menyebutkan bahwa data ID termasuk NIK dan NKK.

“Sangat bermanfaat bagi yang membutuhkan untuk mendaftar nomor telepon (Anda memerlukan NIK dan NKK untuk registerasi), atau dapat digunakan untuk ambil data nomor telepon dari Indonesia,” kata peretas sebagaimana dilansir dari laman Antara, Jum’at (22/5).

Peretas mengaku mendapat data dalam format pdf. Dia menyebutkan data tersebut didapat dari KPU, dan mengatakan mendapatkan lebih dari 200 juta data masyarakat Indonesia, yang akan dibagikan segera.

Akun @underthebreach juga mengunggah contoh data yang didapatkan peretas, nampak data merupakan data KPU (lengkap dengan logo KPU di sebelah kiri) dengan lampiran berjudul “Daftar Pemilih Tetap Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota Tahun 2014.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda