Eks Danjen Kopassus Ditanyai 28 Pertanyaan Selama 8 Jam

-

- Advertisment -

Eks Danjen Kopassus Ditanyai 28 Pertanyaan Selama 8 Jam

KLIKKABAR.COM,  JAKARTA – Mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI Purnawirawan Soenarko ditanya 28 pertanyaan oleh penyidik Bareskrim Polri, Selasa (20/10/2020) selama delapan jam sejak pukul 10.00-18.30 WIB.

Soenarko diperiksa untuk memberikan keterangan tambahan dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana kepemilikan senjata api ilegal pada 2019.

“Sudah selesai dan tadi pertanyaan diberikan penyidik sebanyak 28 pertanyaan,” kata Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Awi Setiyono, Selasa Selasa (20/10/2020) malam.

Fery Firman Nurwahyu, kuasa hukum Soenarko mengatakan, kliennya ditanyai soal asal usul senjata api yang dimilikinya, termasuk pihak yang mengirim senjata tersebut.

“Kenal atau tidak (dengan yang mengirim). Apakah senjata yang dikirim itu sesuai,” tutur Fery dikutip dari Antara.

Fery menambahkan, kliennya juga diberi sejumlah pertanyaan di luar kasusnya, yakni mengenai unjuk rasa anarkis menentang Undang-Undang Cipta Kerja yang diduga melibatkan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

“Penyidik menanyakan soal keterkaitan KAMI. Pak Soenarko tidak ada kaitannya, purnawirawan pembela kedaulatan negara,” tutur Fery.

Setahun lalu, Eks Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengumumkan mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI Purnawirawan Soenarko ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kepemilikan senjata ilegal, 21 Mei 2019.

Soenarko ditetapkan sebagai tersangka karena dinilai mengancam keamanan nasional terkait senjata yang dimiliki Soenarko yang diduga akan digunakan dalam aksi 22 Mei 2019.

Soenarko ditahan. Namun polisi mengabulkan permohonan penangguhan penahanan Soenarko yang diajukan dengan penjamin Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto serta 102 purnawirawan TNI/Polri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda