1.000 Komodo di NTT Telah Dipasangi Chip

-

- Advertisment -

1.000 Komodo di NTT Telah Dipasangi Chip

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Wiratno, mengatakan  sekitar 1.000 komodo di Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah dipasangi chip untuk mempermudah pemantauan populasinya.

Mereka berasal dari 3.022 ekor hasil pendataan per 2019. Dan sudah berjalan 15 tahun bersama Komodo Survival Program dan Balai Taman Nasional Komodo.

“Jadi dari sekian ribu komodo ini, 1.000 sudah dipasangi chip. Itu untuk pantau apakah termasuk komodo lama atau baru,” ujar Wiratno dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10/2020).

Selain di Pulau Komodo dan Pulau Rinca, populasi satwa ini ada di Pulau Padar (7 ekor), Gili Monang (69), dan Nusa Konde (91). Wiratno mengatakan terdapat sekitar 70 lembah di Taman Nasional Komodo yang memiliki total luas 173.300 hektare. Sebanyak 40 lembah di Pulau Komodo dan 30 sisanya ada di Pulau Rinca.

“Jadi Loh Liang dan Loh Buaya itu salah satu yang dihuni komodo dan berinteraksi dengan masyarakat,” ujarnya.

Wiratno mengatakan, penjagaan di taman nasional dilakukan secara intensif untuk memastikan tidak ada lagi perburuan rusa di Pulau Komodo bagian barat, sehingga pakan alami komodo menjadi terjaga.

Sebelumnya memang ada perburuan dari masyarakat di wilayah Sape dan Bima yang berdekatan dengan kawasan taman nasional.

Jika dilindungi secara serius dan konsisten, dengan meminimalisasi kontak satwa, populasi komodo areal Lembah Loh Buaya akan aman dari aktivitas wisata.

Dia menyebutkan, areal Lembah Loh Buaya seluas 500 hektare, atau sekitar 2,5 persen dari luas Pulau Rinca yang mencapai 20.000 hektare yang sedang dilakukan penataan sarana dan prasarana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda