BMKG Imbau Masyarakat Tenang Hadapi Isu Megathrust

-

- Advertisment -

BMKG Imbau Masyarakat Tenang Hadapi Isu Megathrust

Kondisi pasga gempa Palu, Sulawesi Tengah, Oktober 2018. (Foto: Azwar Ipank/Klikkabar.com)

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa gempa besar berkekatan Magnitute 9,0 Skala Richter (SR) atau yang disebut dengan Megathrust hingga saat ini belum dapat diprediksi oleh siapapun.

Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang menanggapi berkembangnya berita bahwa akan terjadi gempa besar berkekuatan Magnitute 9,0 pasca terjadinya gempa Banten Magnitue 6,9 SR.

“Masyarakat diimbau agar tetap tenang namun waspada dan tidak percaya kepada isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, dalam siaran persnya, Minggu (4/8).

Menurut Triyono, gempa bumi terjadi akibat deformasi batuan yang terjadi secara tiba-tiba pada sumber gempa yang sebelumnya mengalami akumulasi medan tegangan (stress) di zona tersebut, pengaruh penjalaran stress untuk proses selanjutnya secara kuantitatif masih sulit untuk diketahui.

Baca Juga: Isu Megathrust, Jokowi Minta BNPB Persiapkan Masyarakat

“Teori yang berkembang saat ini baru dapat menjelaskan bahwa sebuah gempabumi utama dapat membangkitkan atau memicu aftershocks dan masih sulit untuk memperkirakan gempa besar rentetannya seperti beberapa kasus gempabumi doublet, triplet (dua atau tiga kejadian gempabumi tektonik dalam waktu dan lokasi yang relatif berdekatan) dan seterusnya,” terang Triyono.

Yang lebih penting dan urgent, lanjutnya adalah melakukan langkah-langkah mitigasi terkait kesiapan sebelum, saat, dan setelah terjadi gempa bumi.

“Siapkan bangunan rumah Anda sesuai dengan konstruksi aman gempa, siapkan perabotan-perabotan yang kuat dan dapat menjadi tempat perlindungan sementara saat terjadi gempa, siapkan jalur evakuasi yang aman di lingkungan tempat tinggal anda, selanjutnya agar terus berlatih untuk evakuasi mandiri, dan terus monitor InfoBMKG baik melalui sosial media, mobile appswebsite, maupun kanal-kanal resmi BMKG,” pungkas Triyono.

Lihat Juga: Aktivitas Manusia Bisa Memicu Gempa
[Foto] Refleksi Tsunami Aceh, Dulu dan Sekarang
Gempa 8,9 SR dan Tsunami Ancam Sumatera Barat

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda