Warga Aceh di Jawa Tolak Pembangunan IPAL di Makam Ulama

-

- Advertisment -

Warga Aceh di Jawa Tolak Pembangunan IPAL di Makam Ulama

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Tokoh Masyarakat Aceh Solo, Haji Adi Fa menolak keras pembangunan Pengelolaan Air Limbah (IPAL) di Gampong Pande, Banda Aceh. Pasalnya di lokasi pembangunan IPAL ditemukan berbagai batu nisan peninggalan Kerajaan Aceh.

Adi Fa berpendapat, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Banda Aceh, T Jalaluddin dan Walikota Banda Aceh Aminullah Usman perlu mengkaji ulang rencana tersebut.

“Tak ada kata terlambat dan tidak mungkin, untuk menyelamatkan sebuah peradaban besar yang tidak hanya milik Kota Banda Aceh saja, tetapi Gampong Pande merupakan sebuah peradaban besar yang dimiliki oleh Asia Tenggara,” katanya, Sabtu (27/2/2021).

Ketua Yayasan Masyarakat Aceh (YANMAS) ini juga meminta perlu kajian ulang dengan mengundang semua elemen dan unsur masyarakat untuk duduk bermusyawarah bersama, tidak hanya mendengar masukan dari pihak konsultan dan arkeolog dari Pihak Pemerintah.

“Di Aceh selama ini cukup banyak tokoh dan Lembaga Pemerhati Sejarah Aceh yang cukup aktif dan menjaga eksitensi keberadaan Cagar dan Budaya Aceh meskipun tanpa dorongan dan biaya dari Pemerintah, diantaranya ada Bapak Mawardi Ustman Ketua Peubedoh Sejarah, Adat dan Budaya Aceh (Peusaba), Mizuar Mahdi dari Masyarakat Peduli Sejarah Aceh atau Mapesa dan masih banyak lainnya, yang menurut saya lebih kredibel dan integritasnya lebih dipercaya oleh masyarakat, senseu beuneung tawoe bak pruet, karue buet tawoe bak punca,”  ajaknya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda