KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia (IPI) Burhanuddin Muhtadi menyebutkan pemilik Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019 cenderung tidak percaya pada efektivitas vaksin Covid-19.
Sebaliknya survei yang diadakan pada 1-3 Februari 2021 menemukan pendukung Jokowi-Ma`ruf Amin yakni 59,5% percaya pada efektivitas vaksin, sedangkan pendukung Prabowo-Sandi hanya 45,4% yang yakin pada efektivitas vaksin Covid.
“Ternyata pendukung Pak Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019 itu cenderung tidak percaya efektivitas vaksin, ketimbang pendukung Pak Jokowi-Ma`ruf Amin,” sebut Burhanuddin, Minggu (21/2/2021).
Burhanuddin menyarankan pemerintah melibatkan Prabowo-Sandi dalam vaksinasi. Pelibatan yang dimaksud adalah Prabowo-Sandi juga ditampilkan saat vaksinasi.
“Saran saya kepada pemerintah. Yang divaksin yang di blow-up jangan hanya Pak Jokowi, Mas Ganjarr. Tetapi juga Pak Prabowo dan Mas Sandi, vaksin rame-rame gitu. Misalnya begitu, Mas Anies atau siapa lagi gitu,” ajaknta.
Hasil survei yang melibatkan 1.200 responden dengan tingkat kepercayaan 95% menunjukkan permasalahan vaksin bukan semata-mata soal tenis kesehatan.
“Tetapi juga problem politik problem psikologi,” pungkasnya.











