Moeldoko: LBP Juga Ditemui Kader Demokrat, Tapi Tak Seheboh Ini

-

- Advertisment -

Moeldoko: LBP Juga Ditemui Kader Demokrat, Tapi Tak Seheboh Ini

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan bahwa dinamika dalam sebuah partai politik merupakan suatu hal yang lumrah dan biasa terjadi di dunia politik.

Hal itu dikatakan Moeldoko saat menggelar konferensi pers dengan wartawan di kediamannya di kawasan Jakarta Pusat, Rabu, 3 Februari 2021.

Panglima TNI periode 2013-2015 itu sebelumnya ‘dituduh’ ingin melakukan ‘kudeta’ terhadap Partai Demokrat, bersama sejumlah nama yang pernah melakukan pertemuan dengannya.

“Bingung juga saya ya, orang ngopi ngopi kok bisa ramai begini. Apalagi ada yang grogi lagi, saya itu ngopi ngopi saja,” kata Moeldoko.

Disebutkan Moeldoko, selama ini sudah menjadi kebiasaan dia menerima tamu dari manapun dan engan siapa pun. Dia menyebut dirinya bukanlah orang yang membatasi diri termasuk dengan orang Demokrat.

“Demokrat ada Pak SBY dan ada putranya Mas AHY yang dipilih aklamasi kenapa mesti takut dan kenapa menangapi seperti itu, wong saya biasa-biasa saja,” kata Moeldoko.

Dia juga menyebutkan bahwa Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) juga pernah ditemui para kader tersebut namun tidak seramai seperti sekarang ini.

“Pak LBP juga pernah cerita sama saya, pernah didatangin juga oleh mereka. Kasusnya sama, tapi nggak ribet begini,” timpalnya.

Sementara itu mantan anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Max Sopacua membantah ada isu kudeta di tubuh Demokrat, terutama terkait namanya yang disebut-sebut sebagai aktor kudeta.

Menurutnya, isu kudeta muncul karena kepanikan dari sejumlah pihak dalam memberikan respons.

“Disebut kudeta, apa kudeta itu? Mereka masih sehat-sehat semua di DPP, Ibas [Edhie Baskoro Yudhoyono], AHY masih sehat-sehat. Semua ini karena panik,” tuturnya dilansir laman CNN, Selasa (2/2).

Ia pun meminta AHY menyelesaikan permasalahan yang ada secara baik. Ia menyarankan, AHY tidak panik dan langsung menuduh pihak-pihak tertentu ingin mengkudeta kepemimpinan Demokrat.

Max menegaskan, kudeta bukan hal yang mudah karena harus dilakukan dengan menyusun perencanaan yang matang lebih dahulu.

“Dulu waktu mau jadi ketua, AHY itu ngomong muda adalah kekuatan, sekarang selesaikan dengan tenaga yang muda itu, jangan lebay. Jangan panik, belum apa-apa sudah panik, libatkan orang sana orang sini,” tandasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda