Ikram Terpilih Ketua Ikatan Masyarakat Aceh-Turki

-

- Advertisment -

Ikram Terpilih Ketua Ikatan Masyarakat Aceh-Turki

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Ikatan Masyarakat Aceh-Turki (IKAMAT) memilih ketua baru melalui Musyawarah Besar Tahunan atau Duek Pakat ke-10 secara virtual.

Duek Pakat ini dihadiri oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang Dr. Sofyan Djalil, Duta Besar LBBP Republik Indonesia untuk Turki Dr. Lalu Muhammad Iqbal, Staf Khusus Kemenristek Aula Andhika Fikrullah, Ketua IKAMAT terdahulu dan segenap masyarakat Aceh di Turki serta dari berbagai negara lainnya pada Sabtu (6/3/).

“Proses pemilihan Ketua IKAMAT periode 2021/22 melalui voting via Google Form SC secara voting online karena pandemi yang masih melanda Turki,” kata  Ketua Tuha Peut IKAMAT, Taufiq Kurniawan dan Ketua Panitia Penyelenggara Duek Pakat ke-10 Muammar Hafidz telah menetapkan, Minggu (7/3/2021).

Taufiq menyebutkan berdasarkan hasil pemilihan melalui voting terpilih Muhammad Ikram mahasiswa Pascasarjana Karadeniz Technical University sebagai Ketua IKAMAT periode 2021-2022. Ikram peraih beasiswa Pemerintah Turki dua kali berturut-turut untuk program Sarjana dan Pascasarjana.

Ikram terpilih sebagai Ketua IKAMAT dengan raihan 61.3% sedangkan calon kedua Muhammad Naufal Hady meraih 38.7% dari suara seluruh peserta Sidang Duek Pakat ke-10.

Sidang dilanjutkan pemilihan Dewan Pembina atau Tuha Peut periode 2021-2022 yakni Muhammad Haykal, Darlis Azis, M. Akbar Angkasa, M. Hani Shafiyyurrahman dan Nyakti Mardalena sebagai Tuha Peut IKAMAT 2021-2022.

Muhammad Ikram dalam pidatonya menyampaikan rasa terima kasih kepada Ketua beserta Jajaran Pengurus IKAMAT periode lalu, yang telah berhasil menjalankan estafet kepemimpinan IKAMAT hingga hari ini.

Ikram menambahkan tiga prioritas utama menjalankan roda organisasi IKAMAT mendatang yaitu, menanamkan kepada seluruh anggota IKAMAT bahwa esensi dari organisasi ini bukan hanya kekeluargaan namun juga profesionalitas dalam beraktivitas organisasi.

Sehingga wadah ini dapat menumbuhkan pemuda-pemudi yang aktif dan berintegritas namun tetap berada dalam suasana ramah dan akrab.

Kedua, memaksimalkan potensi pemuda-pemudi Aceh di Turki agar dapat berada pada garda terdepan menjalankan second track diplomasi. Ketiga, melanjutkan kegiatan-kegiatan yang sudah dimulai dari periode sebelumnya dan mewujudkan program-progam lainnya yang sesuai dengan kebutuhan saat ini, khususnya pada fase pemulihan Covid-19.

“Kita harus bekerjasama agar program IKAMAT bisa berjalan dengan baik,” pinta Ikram.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda