5 Tersangka Penggelapan BBM Pertamina Diringkus di Lhokseumawe

-

- Advertisment -

5 Tersangka Penggelapan BBM Pertamina Diringkus di Lhokseumawe

KLIKKABAR.COM, LHOKSEUMAWE – Polisi berhasil mengungkap kasus dugaan penipuan dan penggelapan minyak kapal tanker MT Garuda Asia yang membawa minyak untuk PT Pertamina (Persero) di Lhokseumawe, Provinsi Aceh.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto mengatakan, petugas berhasil mengamankan lima tersangka yakni, RG (36), MD (26), DI (36), MS (37) warga Banda Sakti, Kota Lhokseumawe dan FR (41) warga Syamtalira Bayu,, Aceh Utara.

Kronologisnya, kata Kapolres, pada Rabu (3/3) sekitar pukul 00.30 WIB, komplotan ini sudah siap-siap untuk melakukan penjemputan bahan bakar minyak jenis Pertamax dengan menggunakan sebuah boat menuju ke kapal tanker.

Dengan modus menipu, lanjutnya, mereka mengatakan telah meminta izin dengan Chief Officer (CO) kapal dan Pamen (Juru Pompa) Kapal MT Garuda Asia tersebut untuk mengambil bahan bakar minyak di Kapal untuk pemuda setempat.

Kemudian, salah seorang Anak Buah Kapal (ABK) mempersilahkan tersangka RG untuk mengambil bahan bakar minyak di salah satu tangki di Kapal MT Garuda Asia.

“Yang melakukan penjemputan ini adalah tersangka RG, MD dan DI. Sedangkan MS dan FR tugasnya menunggu di darat dan ada beberapa lagi yang melarikan diri pada waktu petugas memberikan peringatan akan melakukan upaya-upaya penangkapan,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip, Jumat (5/3).

Kapolres menambahkan, dari hasil perbuatan itu, komplotan ini berhasil mengambil minyak sebanyak 29 jerigen yang akan dibawa ke daratan.

“Setelah itu datanglah petugas kami melakukan tembakan peringatan ke atas, yang sempat mau melangsir yang ada di daratan ini beberapa kabur, ada salah satu juga yang menceburkan diri ke laut,” jelasnya.

Selanjutnya, petugas kepolisian dengan mengajak salah satu security pertamina mengecek kembali Bahan Bakar Minyak (BBM) dimaksud ke Kapal Tanker MT Garuda Asia. 29 jerigen itu sekitar satu ton minyak Pertamax.

Adapun barang bukti yang diamankan dalam kasus tersebut yaitu satu unit Speedboat warga merah yang digunakan pelaku untuk mengangkut minyak dari kapal tanker ke daratan dan 29 jerigen BBM jenis Pertamax, masing-masing bermuatan 35 liter.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, para tersangka kini meringkuk dalam sel tahanan Mapolres Lhokseumawe, terhadap tersangka dijerat pasal 372 Jo pasal 378 KUHPidana dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda