Vaksin Covid-19 Sinovac China Belum Disertifikasi Halal MUI

-

- Advertisment -

Vaksin Covid-19 Sinovac China Belum Disertifikasi Halal MUI

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Vaksin Covid-19 Sinovac asal China hingga saat ini belum mengantongi sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sebelumnya, uji klinis perdana vaksin asal China tersebut telah dilakukan oleh Bio Farma pada Selasa (11/8) terhadap 19 orang relawan.

Corporate Secretary Bio Farma, Bambang Heriyanto dalam keterangannya mengatakan bahwa Bio Farma memang belum mengajukan sertifikasi halal vaksin Sinovac ke MUI.

Bio Farma tengah menyiapkan seluruh dokumen yang diperlukan untuk mendaftarkan kehalalan vaksin asal China itu ke MUI.

“Pengajuan sertifikasi halal masih dalam tahap diskusi. Tim sudah ada komunikasi dengan MUI untuk persiapan sertifikasi halalnya,” kata Bambang Heriyanto dilansir dari laman Viva, Rabu (12/8).

Untuk memperoleh sertifikasi halal itu, kata Bambang, membutuhkan proses audit menyeluruh. Karena MUI pasti akan mengaudit seluruh proses pembuatan vaksin, medianya termasuk bahan baku yang digunakan.

“Perlu waktu. Sampai hari ini kami baru terima dokumen-dokumen dari Sinovac. Kita sama-sama lakukan kajian dari dokumen yang diterima. Ini baru tahap awal vaksin mengandung ini dan ini,” jelasnya.

Bio Farma dikatakan Bambang sudah berpengalaman secara sistem dalam pengajuan sertifikasi halal ke MUI.

“Prosesnya lumayan panjang. Kalau dokumen siap kita submit, tapi perlu waktu. Kami siapkan dulu sampai lengkap baru kami ajukan,” tegasnya.

Sementara itu Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majeis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI), Lukmanul Hakim mengatakan bahwa sampai hari ini memang belum ada pengajuan sertifikasi halal untuk vaksin Sinovac.

Bio Farma dan MUI baru sepakat untuk melakukan kajian terkait kehalalan vaksin asal China tersebut.

“Sampai hari ini kami baru diskusi-diskusi, sampaikan informasi-informasi yang dibutuhkan untuk audit. Jadi terbuka standar audit kami,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda