Tinggalkan Pasien Corona, Perawat di RS Nagan Raya Mogok Kerja

-

- Advertisment -

Tinggalkan Pasien Corona, Perawat di RS Nagan Raya Mogok Kerja

KLIKKABAR.COM – Aksi mogok kerja dilakukan oleh sejumlah perawat pasien COVID-19 yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda, Nagan Raya, Aceh.

Aksi mogok kerja yang dilakukan pada Rabu (5/8) itu karena menuntut kejelasan upah kerja.

Para perawat yang sedang bertugas juga meninggalkan pasien yang sedang dirawat di ruang isolasi di rumah sakit setempat, saat melakukan protes dan memilih berkumpul di luar ruangan rumah sakit.

Direktur Rumah Sakit Sultan Iskandar Muda Nagan Raya, Aceh, Doni Asrin membantah adanya mogok kerja yang dilakukan oleh sejumlah perawat yang bertugas di ruang isolasi pasien COVID-19.

“Mereka bukan mogok, tapi mereka menanyakan tentang kejelasan honor mereka,” kata Doni Asrin sebagaimana dilansir dari laman Antara, Rabu (5/8) malam.

Dia mengaku sudah memberikan penjelasan kepada sejumlah perawat yang bertugas menangani pasien COVID-19 dan akan duduk dengan para perawat, untuk menyelesaikan persoalan tersebut khususnya terhadap hak dan kewajiban perawat.

Namun, dia membenarkan sejumlah perawat yang bertugas di ruang isolasi sempat keluar dari ruangan isolasi pasien COVID-19 saat melancarkan protes.

“Karna mereka tidak medapatkan kejelasan yang akurat, mereka minta ketemu saya,” tambahnya.

Ia juga membenarkan bahwa salah satu penyebab aksi protes yang dilakukan perawat tersebut terkait upah yang dituntut sebesar Rp7,5 juta per bulan sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) terkait upah/gaji perawat yang menangani pasien COVID-19.

“Ya benar, tapi itukan ambang batas maksimal (upah Rp7,5 juta), dan disesuaikan lagi dengan kondisi jumlah kasus,” sambungnya.

“Tidak ada aksi mogok kerja, kecuali hanya aksi protes dari perawat dari ruang isolasi pasien COVID-19 yang keluar dari ruangan,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda