Refly Harun Kritik Stafsus Presiden Sebelum Dicopot

-

- Advertisment -

Refly Harun Kritik Stafsus Presiden Sebelum Dicopot

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir secara resmi memberhentikan Refly Harun sebagai Komisaris Utama PT Pelabuhan Indonesia I atau Pelindo I (Persero), Senin (20/4).

Refly Harun sebelumnya diangkat sebagai Komisaris Utama PT Pelindo I (Persero) pada 7 September 2018 atau kurang dari dua tahun lalu.

Erick Thohir memberhentikan Refly Harun dari jabatannya sebagai Komisaris Utama dan mengggantinya dengan Achmad Djamaluddin.

Selain itu, Erick Thohir juga mencopot tiga Komisaris lainnya yakni Bambang Setyo Wahyudi, Heryadi dan Lukita Dinarsyah Tuwa. Satu nama lama dipertahankan yakni Winata Supriatna.

Sedangkan empat nama Komisaris yang baru diangkat adalah Irjen Pol Arman Depari, Herbert Timbo Parluhutan Siahaan, Ahmad Perwira Mulia dan Irma Suryani Chaniago.

Kelima Komisaris PT Pelindo I (Persero) itu diangkat berdasarkan SK Menteri BUMN bernomor 123/MBU/04/2020 tertanggal 20 April 2020.

Dari kelima nama Komisaris baru PT Pelindo I (Persero) yang baru saja diangkat, ada dua nama yang berasal dari kalangan TNI Polri.

Adalah Komisaris Utama Laksamana Madya TNI Ir. Achmad Djamaluddin, M.AP dan Irjen Polisi Arman Depari. Keduanya saat ini masih aktif di institusi masing-masing dan masih memiliki jabatan.

Respon Refly Harun

Refly Harun yang dikenal sebagai Pakar Hukum Tata Negara ini pun langsung memberi tanggapan atas pemberhentian itu di akun twitter pribadinya, @ReflyHZ pada Senin (20/4) sore kemarin.

Mantan Komisaris Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk 2015-2018 ini berterima kasih kepada Rini Soemarno (mantan Menteri BUMN), Erick Thohir dan Presiden Jokowi.

“Trm ksh Rini Soemarno yg sdh mengangkat saya, trm ksh Erick Thohir yg sdh membehentikan, dan trm ksh Presiden Jokowi yg sdh mengkangkat dan memberhentikan. Izin berada di garis luar utk terus jadi peniup pluit. Pemerintah bener kita dukung, nggk bener kita kritik. Salam.”

Cuitan Refly Harun hingga saat ini sudah disukai sebanyak 17.000 netizen, dibanjiri sebanyak 2.100 komentar dan 4.600 retweet.

Cuitan sebelumnya dari Refly Harun juga menarik perhatian. Pakar Hukum Tata Negara yang juga aktif dan kritis di laman Youtube ini membahas perihal surat Stafsus Presiden Andi Taufan Garuda Putra kepada para camat di Sumatera, Sulawesi, dan Jawa.

Dalam suratnya, stafsus milenial tersebut menunjuk perusahaannya sendiri, PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), untuk ikut berpartisipasi dalam mencegah penyebaran Covid 19.

Di unggahan lainnya, Refly Harun juga membahas mengenai keterlibatan perusahaan milik Stafsus Presiden dalam proyek pemerintah lengkap dengan tautan video yang telah diunggahnya di laman Youtube.

Kedua video tersebut masing-masing tayang pada 15 dan 16 April 2020, atau kurang dari seminggu sebelum pencopotan Refly Harun dari posisinya sebagai Komisaris Utama PT Pelindo I (Persero).

Profil PT Pelindo I

PT Pelabuhan Indonesia I atau Pelindo I (Persero) adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa kepelabuhanan di Indonesia. Saat ini Pelindo I mengelola 16 cabang pelabuhan yang tersebar di empat provinsi. Keempat provinsi itu adalah Aceh, Sumatera Utara, Riau dan Kepulauan Riau.

Area kerja Pelindo 1 berada di kawasan barat Indonesia serta berhadapan langsung dengan Selat Malaka yang merupakan perairan tersibuk di dunia, menjadikan Pelindo 1 memiliki peran strategis dalam keterhubungan jaringan perdagangan internasional berbasis transportasi laut di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda