6 Poin Penting PSBB DKI Jakarta Saat Nataru

-

- Advertisment -

6 Poin Penting PSBB DKI Jakarta Saat Nataru

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan menerbitkan Intruksi Gubernur No 64 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pengendalian, serta Seruan Gubernur No 17 Tahun 2020 tentang pengendalian kegiatan masyarakat.

Hal itu dilakukan guna mengendalikan mobilitas serta kegiatan masyarakat, sekaligus langkah antisipasi munculnya klaster liburan jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal serta Tahun Baru 2021.

Menurut Anies, Ingub dan Sergub ini merupakan langkah antisipasi ekstra dari Pemprov DKI menghadapi musim liburan yang berpotensi terjadinya paparan virus COVID-19.

Sehingga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi yang masih berlaku akan diperkuat dengan adanya Ingub dan Sergub tersebut.

“Concern kita masa liburan kegiatan bersama dalam lingkar kegiatan non usaha, karena itu seruan kita akan siapkan. Bahwa yang kita atur pengetatannya potensi di luar rumah itu tinggi yaitu pada tanggal 24 sampai 27 Desember, 31 Desember 2020 hingga 2 Januari 2021. Periode yang harusnya masyarakat ada di rumah,” kata Anies dalam keterangannya.

Selain itu dalam Ingub dan Sergub tersebut juga mengatur berbagai aspek mulai dari kegiatan usaha, kegiatan keagamaan, hingga mobilitas penduduk keluar masuk ke Jakarta.

Seperti misalnya pada poin 15a No 2 Ingub 64 tahun 2020, yang ditujukan kepada Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyebutkan pengecekan surat keterangan hasil rapid test antigen terhadap pelaku perjalanan.

Berikut ini sejumlah poin pentingnya:

1 Restoran dan tempat wisata beroperasi hingga pukul 21.00 WIB. Jumlah pengunjung juga dibatasi, hanya 50%.

2. Perkantoran tutup pukul 19.00 WIB, kapasitasnya harus 50%.

3. Aturan kerumunan maksimal 5 orang. Sanksi mulai dari membersihkan fasilitas umum dan denda sebesar Rp 100 ribu hingga Rp 250 ribu.

4. Bukti rapid tes antigen keluar-masuk Jakarta untuk warga yang menggunakan transportasi umum, baik darat, laut maupun udara namun tidak bagi warga yang menggunakan kendaraan pribadi.

5. Transportasi umum beroperasi hingga pukul 20.00 WIB

6. Aturan khusus 24-27 Desember dan 30 Desember-3 Januari, pelaku usaha hanya bisa beroperasi maksimal sampai pukul 19.00 WIB.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda