Di Penginapan, Oknum TNI Bunuh dan Mutilasi Pacar Sendiri

-

- Advertisment -

Di Penginapan, Oknum TNI Bunuh dan Mutilasi Pacar Sendiri

Ilustrasi pembunuhan.

KLIKKABAR.COM, PALEMBANG – Teka teki pembunuhan dan mutilasi terhadap Fera Oktaria (21), akhirnya menemui titik terang setelah polisi menemukan sidik jari pelaku yang diduga pacar korban.
“Di TKP, kami menemukan sidik jari terduga pelaku,” ujar Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Zulkarnain Adinegara di Mapolda setempat, Sabtu (11/5/2019).
Dugaan soal pacar korban yang menjadi pelaku, dikatakannya berdasarkan keterangan pemilik penginapan dan keluarga korban, yang menyebut menyebut Fera pergi bersama pacarnya.
Sebelumnya, jasad Fera ditemukan di salah satu kamar penginapan di Sungai Lilin, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Jum’at (10/5) pukul 11.00 WIB. Ia diduga dibunuh oleh kekasih korban yang juga oknum TNI.
Menanggapi hal itu, Kapendam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Djohan Darmawan, mengatakan telah mendapat kabar tersebut. Pelaku adalah Prada DP dan sedang mengikuti pendidikan Siswa Sartaif di Rindam II/Baturaja.
“Masih diduga pelakunya oknum anggota TNI, yang bersangkutan adalah siswa Sartaif di Rindam II/ Baturaja dan melakukan THTI (tidak hadir tanpa ijin),” kata Djohan melalui pesan singkat, Minggu (12/5).
Dikatakan Djohan, saat ini Pomdam dan Polda Sumsel tengah melakukan proses penyelidikan kasus. Termasuk mencari keberadaan Prada DP yang kabur dari pusat pendidikan sejak 4 Mei lalu.
“Saat ini pihak Pomdam II/Sriwijaya dan Polda Sumsel sedang penyelidikan guna pengembangan kasus pembunuhan dan diduga dilakukan oleh oknum anggota TNI. Di mana oknum tersebut THTI dari satuan sejak 4 Mei,” imbuhnya.
“Pihak Kodam II/Sriwijaya akan melakukan tindakan sesuai hukum yang berlaku apabila ada anggota yang terbukti melakukan tindakan Pidana,” tutup Djohan. (Detikcom)

Baca Juga: Ini Motif Karyawan Bunuh 2 Majikannya Saat Tidur
Jelang Sahur, Ibu dan 2 Anaknya Dibunuh di Aceh Utara
Bayi 1,5 Tahun Ikut Dibantai, Jasad Ditemukan di Bak Mandi

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda