Yorrys Raweyai: TNI-Polri Wajib ada di BNPB

-

- Advertisment -

Yorrys Raweyai: TNI-Polri Wajib ada di BNPB

KLIKKABAR.COM, LARANTUKA – Ketua Komite II DPD RI Yorrys Raweyai terkesan dengan kinerja Letjen TNI Dr (HC) Doni Monardo di BNPB   yang ikut bersama rombongan Kepala BNPB ke  NTT. Rombongan bertolak dari bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin dini hari (5/4/2021) pukul 05.00 WIB.

Yorrys merasakan denyut irama kerja BNPB dalam menanggulangi bencana secara langsung. Termasuk, dinamika jadwal kunjungan serta kondisi-kondisi kedaruratan lainnya. Yorrys memuji kesigapan Kepala BNPB dalam mengkoordinasi penanggulangan bencana. Termasuk, melibatkan secara penuh unsur TNI/Polri dalam proses tanggap darurat.

“Tanpa prajurit TNI/Polri, entah apa jadinya…,”  ujar Yorrys yang juga Ketua Lembaga Masyarakat Adat Papua.

Dia menambahkan, mengingat kondisi Indonesia yang rawan bencana sepanjang tahun, sangat diperlukan kehadiran TNI/Polri aktif di jajaran BNPB, utamanya untuk menduduki posisi-posisi jabatan bidang kedaruratan. Seperti tersentak dari lamunan, mendadak ia bertanya, “Sampai di mana pembahasan revisi UU Penanggulangan Bencana?”

Seperti diketahui, pembahasan revisi UU Penanggulangan Bencana dibahas di Komisi VIII DPR RI. “Undang-Undang Penanggulangan Bencana Nomor 24 tahun 2007, memang perlu direvisi untuk memperkuat posisi BNPB dengan dimasukkannya unsur TNI/Polri menduduki jabatan bidang kedaruratan di BNPB. Inti urgent,” tegasnya.

Terlebih setelah Yorrys mengetahui, bahwa semua pejabat eselon 1 dan 2 di BNPB tidak ada yang dari unsur TNI-Polri aktif.

“Mungkin karena Undang-Undang sebelumnya tidak memungkinkan. Tetapi, dengan kesempatan revisi ini, menurut saya mutlak harus dibuka kemungkinan aparat TNI-Polri aktif menduduki jabatan eselon I dan II bidang kedaruratan di BNPB. Saya kasihan melihat pak Doni,” ujar Yorrys.

Mulanya kunjungan setengah hari. Berangkat pagi, pulang sore.  Doni Monardo memutuskan tinggal di Larantuka, Flores Timur. Begitu datang, Doni langsung memimpin rapat koordinasi penanggulangan bencana NTT di rumah jabatan Bupati Flores Timur. Keesokan harinya, langsung mengunjungi lokasi banjir di Kabupaten Lembata. Dilanjutkan, hari berikutnya ke Kabupaten Alor. Menyusul kemudian, Pulau Adonara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda