Salah Gerebek Kolonel TNI AD, 4 Polisi Diperiksa Propam

-

- Advertisment -

Salah Gerebek Kolonel TNI AD, 4 Polisi Diperiksa Propam

KLIKKABAR.COM – Satuan Reserse Narkotika, Psikotropika, dan Obat Berbahaya (Satresnarkoba) Polresta Malang Kota dilaporkan melakukan kesalahan prosedur saat melakukan operasi penggerebekan.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko membenarkan ada 4 anggota Satresnarkoba Polresta Malang Kota yang melakukan kesalahan prosedur.

Disebutkan perwira menengah Polri tersebut, saat ini keempat polisi itu sedang diperiksa oleh Propam Polri.

Anggota Satresnarkoba itu sebelumnya menggerebek sebuah kamar hotel yang ada di wilayah Kota Malang, Jawa Timur pada Kamis (25/3) sekitar pukul 04.30 WIB.

Penggerebekan itu dilakukan terhadap personel TNI AD berpangkat kolonel yang sedang bertugas sebagai Tim Rikmat Bekfas TW I Ta 2021, yakni Kol Chb I Wayan Sudarsana (Kasubditbinbekhar Sdircab Pushubad).

Pada penggerebekan yang dilakukan hingga kurang lebih pukul 05.27 WIB itu, petugas tidak menemukan bukti apapun pada kamar yang dihuni oleh anggota TNI itu.

“Jadi benar kejadian itu. Ada empat orang anggota yang melakukan kesalahan prosedur saat penggerebekan, saat ini sedang diperiksa Propam Polri,” kata Gatot sebagaimana dilansir Antara, Jumat (26/3).

Pihaknya mengakui sudah melakukan mediasi dengan ang bersangkutan dan sudah saling memaafkan.

“Namun, kami tetap melakukan penyidikan terhadap anggota yang salah melakukan prosedur dalam penggerebekan itu,” ucap Gatot.

Selain itu, dia mengingatkan kepada seluruh personel yang bertugas di lapangan untuk taat dengan prosedur dalam melakukan tindakan kepolisian, terutama dalam melakukan pengembangan kasus tertentu.

Para personel kepolisian diharapkan bisa benar-benar menggali dan mendalami informasi yang didapatkan serta tidak mudah percaya dengan informasi yang diberikan tersangka yang sudah diamankan.

“Informasi yang diterima oleh petugas di lapangan dari pelaku, itu harus benar-benar digali, dan didalami. Sehingga tidak terjadi salah penggerebekan seperti ini,” tutur Gatot.

Gatot memastikan hubungan antara TNI dan Polri tetap solid akibat kejadian salah penggerebekan tersebut.

“Kita pastikan juga bahwa empat anggota yang melanggar prosedur penggerebekan itu akan menjalani proses hukum sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda