Penerobos Ring 1 Ditendang, Paspampres: Seharusnya Bisa Ditembak

-

- Advertisment -

Penerobos Ring 1 Ditendang, Paspampres: Seharusnya Bisa Ditembak

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Sebuah rekaman video anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang menendang pengendara sepeda motor mendadak viral.

Asisten Intelijen Paspampres Letkol Inf Wisnu Herlambang menjelaskan, tindakan salah satu anggota tersebut dilakukan karena pengendara motor sport nekat menerobos meski sudah dicoba untuk dihentikan. 

Lokasi kejadian di Jalan Veteran III yang dilalui para pengendara motor sport pada Minggu (21/2) lalu itu, memang ditutup untuk umum karena sedang ada PAM Instalasi VVIP yakni kantor wakil presiden.

Pihak kepolisian pun sudah memasang cone di ujung jalan sebagai penanda bahwa akses masuk ditutup. 

“Kalau menerobos masuk Ring 1 itu sudah merupakan ancaman atau masuk ke dalam hakikat ancaman terhadap instalasi VVIP. Ada buku petunjuk teknisnya kita untuk melaksanakan prosedurnya,” jelas Wisnu dalam keterangannya, Jumat (26/2)

Wisnu juga menilai bahwa tendangan yang dilakukan anggota Paspampres sama sekali bukan tindakan yang berlebihan. Bahkan, menurutnya tindakan anggota paspampres dengan menendang terbilang paling ringan.

Menurut aturan yang ada, tindakan penerobosan kawasan VVIP bisa dilumpuhkan dengan ditembak. 

“Kalau itu hanya ditendang, tidak dipukul. Sebetulnya itu sudah tindakan paling ringan. Kalau sudah menerobos, aturannya ditembak karena sudah mengancam. Kita kan nggak tahu dia menerobos mau apa, mau sabotase atau mau apa,” ujar Wisnu. 

Tindakan yang dilakukan anggota paspampres adalah bentuk kewaspadaan. Paspampres, ujar Wisnu, tidak bisa menduga-duga saja pihak yang menerobos masuk kawasan Ring 1 punya tujuan khusus apa, sehingga harus dilumpuhkan.

Ditambahkan juga, kawasan Ring 1 di sekitar Istana Kepresidenan Jakarta memang kerap digunakan sebagai balap liar dengan knalpot racing. Hal itu dinilai melanggar UU Lalu Lintas dan melanggar UU Jalan.

“Jalan itu kan untuk umum, bukan untuk balapan,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda