HOAX: Mudik 2021 Didenda Rp100 Juta

-

- Advertisment -

HOAX: Mudik 2021 Didenda Rp100 Juta

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Sebuah akun Facebook Uce yang diunggah pada 27 Maret 2021 memuat poster aturan mudik dengan menambahkan keterangan bahwa aturan denda Rp100 juta bagi pemudik pada 6-7 Mei 2021.

Benarkah pemerintah sudah menetapkan denda Rp100 juta kepada pemudik?

Setelah ditelusuri, poster tersebut merupakan poster aturan mudik pada tahun lalu. Memang pemerintah telah melarang para Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk mudik atau keluar kota pada libur panjang kali ini.

Sementara masyarakat di luar PNS, diminta tetap di wilayah masing-masing. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kurva positif Covid-19. Namun, belakangan beredar kabar bahwa siapa saja yang nekat mudik, bisa terkena denda hingga Rp100 juta.

Adapun mengenai mudik lebaran 2021, Menko PMK Muhadjir Effendy menyebutkan bahwa akan diberlakukan larangan mudik lebaran mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021. Artinya, selama 12 hari itulah masyarakat dilarang mudik.

Menhub Budi Karya Sumadi memastikan belum merilis aturan tentang pengendalian transportasi di masa pelarangan mudik Lebaran 2021. Aturan tersebut masih disusun bersama Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Kementerian Kesehatan, pemerintah daerah, dan TNI/Polri.

“Kami tengah menyusun aturan pengendalian transportasi yang melibatkan berbagai pihak,” tutur Budi Karya seperti dilansir dari Covid19.go.id.

Setelah ditelusuri, poster berisi rincian denda yang diunggah tersebut diterbitkan oleh media online Kumparan pada 26 April 2020 untuk aturan mudik pada 2020.

Kumparan melalui media sosial sudah menegaskan aturan tersebut berlaku pada 2020 dan belum ada keputusan resmi mengenai aturan mudik pada 2021.

“Poster larangan mudik yang dibuat Kumparan pada 26 April 2020 kembali viral. Diketahui, berita tersebut dibuat berdasarkan Permenhub No.25 Tahun 2020. Jangan terkecoh karena informasi itu tak berlaku lagi saat ini. Aturan mudik 2021 masih dalam proses penyusunan oleh pemerintah,” klarifikasi dari Kumparan.

Kesimpulannya, klaim denda mudik Rp100 juta pada 6-7 Mei 2021 adalah hoaks dengan kategori konteks yang salah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda