Alvin Lie Ungkap Penyebab Mobil Tabrak Batik Air

-

- Advertisment -

Alvin Lie Ungkap Penyebab Mobil Tabrak Batik Air

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Pemerhati Penerbangan Alvin Lie memberikan tanggapannya atas insiden mobil tabrak pesawat Batik Air di Soeta, Cengkareng, Banten, Sabtu (3/4/2021).

Alvin memperhatikan dari foto-foto yang beredar, pesawat berada dalam kondisi berhenti sempurna di garis parkir di Apron dan tidak ada garbarata.

“Kedua, posisi minibus yang biasa untuk mengangkut kru atau penumpang business class itu posisinya 45 derajat ketika menabrak moncong pesawat. Itu bukan posisi arah yang normal bagi pergerakan mobil di sisi udara atau airside,” kata Alvin Jakarta, Minggu (4/4/2021).

Dia mengatakan, ketika akan menurunkan atau mengangkut penumpang, seharusnya posisi minibus tidak 45 derajat seperti itu. Posisinya harus sejajar dengan pesawat atau 90 derajat, sementara posisi minibus di depan pesawat menghadap arah lain.

“Kemungkinan, pertama pengemudi itu tidak dalam kondisi normal. Mungkin ngantuk, mungkin pikirannya tidak normal atau ada masalah, dan tidak disiplin pasti karena itu bukan posisi normal. Mungkin pengemudi juga tergesa-gesa menurunkan atau mengangkut penumpang dan mencoba mendekatkan mobil ke pesawat walaupun itu tidak dalam posisi yang seharusnya,” jelas Alvin dikutip dari MNC.

Alvin mempertanyakan apakah kondisi pengemudi bugar atau tidak. Hal ini perlu dilihat sudah berapa jam pengemudi ini bekerja dalam satu hari itu karena peristiwa ini terjadi pada pukul 17.30 WIB.

“Perlu dicek juga apakah pengemudi tersebut mempunyai sertifikasi untuk mengemudi di sisi udara. Sebab yang memiliki sertifikasi seharusnya tahu apa yang boleh dan tidak boleh. Terakhir, juga dicek apakah kondisi rem dari mobil tersebut berfungsi dengan baik atau tidak. ini semua mencerminkan ada kelemahan dalam pengawasan dari internal Batik Air maupun otoritas bandara terhadap pergerakan pengemudi dan mobil di sisi udara,” pungkas Alvin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda