Abu Rara Pelaku Penusukan Wiranto Tolak Dituntut Tindak Pidana Terorisme

-

- Advertisment -

Abu Rara Pelaku Penusukan Wiranto Tolak Dituntut Tindak Pidana Terorisme

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Pelaku penusukan mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto, Syahril Alamsyah alias Abu Rara menjalani sidang pledoi yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Kamis (17/6/2020).

Dalam pledoi atau pembelaannya, Abu Rara mengaku tidak terima dikenakan pasal tindak pidana terorisme atas kasus hukum yang menjeratnya.

Di video terlihat Abu Rara memakai baju tahanan oranye duduk di sebuah ruangan di rumah tahanan khusus terorisme di Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Sementara di PN Jakarta Barat Abu Rara diwakili oleh kuasa hukumnya, Kamsi.

Abu Rara sebagaimana dilansir dari laman Warta Kota mengaku keberatan dengan tuntutan jaksa. Ia tidak terima dikenakan Pasal 15 juncto Pasal 16 juncto Pasal 16A Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

“Saya sama sekali tidak terbukti melakukan pemufakaatan jahat. Sehingga saya tidak terbukti melalukan tindak pidana terorisme,” kata Abu Rara dalam sidang yang digelar Kamis siang.

Kuasa hukum Abu Rara, Kamsi mengatakan kepada hakim bahwa kliennya meminta agar hakim tidak menghukumnya dengan pasal tindak pidana terorisme. Ia mengaku hanya terlibat dalam Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan.

Pledoi Abu Rara pun ditanggapi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Pada tanggapannya jaksa mengaku tetap dengan dakwaan awal yakni menuntut Abu Rara denga Pasal 15 juncto Pasal 16 juncto Pasal 16A Undang-Undang Nomor Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Dimana Abu Rara dituntut 16 tahun penjara karena perbuatannya di Menes, Pandegelang, Banten 10 Oktober 2019 lalu.

“Kami menolak pembelaan dan tetap pada tuntutan sepekan lalu,” kata JPU.

Usai pembacaan pledoi tersebut persidangan ditunda sampai Kamis (27/6/2020). Agenda Kamis pekan depan, hakim akan membacakan vonis untuk Abu Rara.

Juru Bicara PN Jakarta Barat Eko Aryanto mengatakan Abu Rara dituntut 16 tahun penjara. Sementara itu istrinya Fitri Diana alias Fitri Adriana dituntut selama 12 tahun. Sedangkan rekan Abu Rara Samsudin alias Abu Basilah dituntut selama tujuh tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, Wiranto diserang dan ditusuk oleh Orang Tak Dikenal (OTK) pada Kamis (10/10/2019) saat menghadiri sebuah acara di Pandeglang, Banten.

Dari rekaman video yang beredar, Wiranto terlihat baru saja turun dari mobil dan tiba-tiba diserang. Wiranto yang terlihat memakai baju warna hijau langsung tersungkur meski sempat ditarik dan diselamatkan oleh ajudan pribadinya.

Pria yang pernah menjadi ajudan Presiden Soeharto, Kepala Staf Kodam Jaya, Pangdam Jaya, Pangkostrad, Kasad hingga Panglima TNI ini sempat dirawat intensif di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda