449 Ribu Pekerja di Jakarta Dirumahkan

-

- Advertisment -

449 Ribu Pekerja di Jakarta Dirumahkan

ASPEK.ID, JAKARTA – Pandemi virus Corona atau Covid-19 memiliki dampak yang luar biasa bagi seluruh sendi kehidupan di Indonesia. Tak terkecuali, sektor usaha utamanya yang paling terpuruk.

Kementerian Ketenagakerjaan RI mencatat bahwa hingga saat ini sudah ada sebanyak 1.943.916 orang pekerja yang telah dirumahkan dan mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) per Jum’at (17/4/2020).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1,5 juta di antaranya merupakan tenaga kerja di sektor formal. Total pekerja ini berasal dari 83.546 perusahaan.

Sedangkan 443 ribu lainnya adalah pekerja dari sektor informal. Keseluruhan pekerja ini berasal dari 30.794 perusahaan.

Sementara itu, untuk DKI Jakarta saja, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan bahwa lebih dari 449.000 pekerja telah dirumahkan.

“Iya, betul,” ujar Ida sebagaimana dilansir laman Antara di Jakarta, Minggu (19/4).

Secara total pekerja DKI Jakarta yang dirumahkan mencapai 449.545 orang. Namun, Ida mengatakan pemerintah telah mengambil sejumlah langkah untuk mengurangi dampak Covid-19 tersebut.

Salah satunya dengan melakukan realokasi dan refocusing belanja APBN sebesar Rp405,1 triliun yang digunakan untuk penanganan kesehatan, bantuan sosial maupun pemulihan ekonomi.

Ida mengatakan dana tersebut dapat menjangkau seluruh masyarakat yang terdampak Covid-19 secara optimal.

“Tiga hal itu yang sekarang diprioritaskan,” tutur Ida Fauziyah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda