SDM dan Infrastruktur Pelabuhan RI Masih Terkendala

-

- Advertisment -

SDM dan Infrastruktur Pelabuhan RI Masih Terkendala

Ilustrasi bongkar muat peti kemas di pelabuhan. [Foto: Pelindo 3]
KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Pelabuhan memiliki peranan yang sangat penting sebagai pintu masuk utama perdagangan di sebuah negara yang perlu ditingkatkan kontribusinya terhadap penerimaan negara. Hal itu disampaikan Direktur Penyusunan APBN Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Kunta W.D Nugraha dalam acara International Budget Forum (IBF) di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Senin (4/11). Namun, yang menjadi permasalahan kata dia, mengumpulkan penerimaan negara dari pelabuhan mengalami berbagai hambatan seperti dari Sumber Daya Manusia (SDM) yang menjalankan sistem pengelolaan pelabuhan dan dari infrastruktur yang kurang kurang memadai sehingga berakibat kurang efektif memberikan kontribusi. Acara yang diselenggarakan selama 3 hari (4-6 November 2019) ini merupakan acara berbagi pengetahuan antara Indonesia, Korea Selatan, China dan Malaysia mengenai bagaimana mendesain Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang efektif untuk meningkatkan pelayanan dan penerimaan. Peningkatan yang berujung kepada penerimaan kontribusi ini ditargetkan datang terutama dari sektor pelabuhan (port). Terlebih sejak 2018, Indonesia telah menetapkan aturan baru untuk PNBP agar lebih profesional dalam memberi pelayanan dan meningkatkan penerimaan. “Tujuannya untuk mengembangkan bagaimana pemerintah mengalokasikan anggaran untuk memberikan pelayanan publik dengan mengkombinasikan antara Penerimaan dari Pajak dan Bukan Pajak dengan meningkatkan pengelolaannya. Oleh karena itu, sangat penting untuk belajar dari praktek negara-negara lain mengenai pengelolaan pelabuhannya,” jelasnya. [Aspek.id]

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda