RSUD Dr Zubir Mahmud Layak di Kelas C

-

- Advertisment -

RSUD Dr Zubir Mahmud Layak di Kelas C

RSUD Dr. Zubir Mahmud di Kabupaten Aceh Timur. (Foto: Zamzami Ali/Klikkabar.com)

KLIKKABAR.COM, ACEH TIMUR – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Zubir Mahmud, dr. H. Edi Gunawan, MARS, mengaku optimis bahwa rumah sakit yang dipimpinnya itu layak dan dan memenuhi syarat untuk tetap berada di kelas C.
Hal itu dikatakan dr. Edi menyusul dikeluarkannya rekomendasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan tentang penurunan kelas RSUD Dr. Zubir Mahmud dari kelas C menjadi kelas D.
“Kita yakin, rumah sakit kebanggan masyarakat Aceh Timur ini tetap layak menyandang predikat rumah sakit kelas C,” kata dr. Edi saat dihubungi Klikkabar.com, Jum’at (19/7/2019).
dr. Edi menjelaskan, Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI merekomendasikan penurunan kelas untuk 29 rumah sakit yang ada di Provinsi Aceh dan 615 rumah sakit di seluruh Indonesia. Rekomendasi itu berdasarkan data online yang diisi oleh masing-masing rumah sakit.

Baca: 21 Rumah Sakit di Aceh Direkomendasikan Turun Kelas

Pihaknya diberikan waktu 28 hari untuk membantah dan membuat surat keberatan atau tidak menerima rekomendasi, sambil melengkapi data-data yang diminta sebagai dasar penetapan kelas rumah sakit.
“Setelah mengisi data SDM rumah sakit, sarana dan prasarana alat kesehatan melalui aplikasi Aspak dan RS online, Kemenkes RI akan melakukan penilaian apakah hanya berdasarkan data tersebut atau turun langsung ke lapangan,” jelasnya.
Disebutkan dr. Edi, tim penilai Kemenkes RI selanjutnya akan mengirimkan surat kembali atau surat rekomendasi berdasarkan hasil review tersebut.
“Kita sudah membuat tim untuk mendata kembali berbagai informasi yang dibutuhkan termasuk beberpa izin yang dimiliki seperti izin radiologi, izin listrik, izin IPAL, izin pengelolaan limbah cair dan sebagainya,” timpal dr. Edi.
Selain itu, selaku pimpinan dr. Edi juga sudah menginformasikan (rekomendasi dan sanggahan) tersebut kepada Sekretaris Daerah M. Ikhsan Ahyat, S.STP, M.AP dan Bupati Aceh Timur, H. Hasballah HM.Thaib, SH.

Baca: 3 Rumah Sakit Aceh Timur Turun ke Kelas D

“Pak Sekda dan Pak Bupati telah memerintahkan kita untuk segera melaksanakan proses sanggah terhadap rekomendasi itu dan sama seperti harapan kta semua, semoga rumah sakit kebanggaan kita ini tidak sampai mengalami penurunan kelas,” pungkas dr. Edi.
Profil Singkat
Pasca pemekaran Kabupaten Aceh Timur dan melepaskan Aceh Tamiang serta Kota Langsa, Bupati Aceh Timur menetapkan Perbup No. 035 tahun 2006 tentang pembangunan RSUD Idi Kabupaten Aceh Timur milik Pemda Kabupaten Aceh Timur pada tanggal 14 Maret 2006.
Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor: HK.07.06/III/760/08 tentang izin penyelenggaraan RSUD Idi Kabupaten Aceh Timur akhirnya disahkan dan penetapan kelas ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 430/MENKES/SK/V/2008  tanggal 5 Mei 2008 sebagai RS Kelas C.
Pada 10 Desember 2014, RSUD Idi berubah menjadi RSUD Dr. Zubir Mahmud yang merupakan pusat rujukan untuk Kabupaten Aceh Timur. Rujukan yang diberikan adalah rujukan pelayanan medis, rujukan pengetahuan maupun ketrampilan medis dan non medis serta telah lulus akreditasi dengan peringkat utama (bintang ****).

Baca: Milad GAM Ke 42, Rocky Ziarahi Makam Dr. Zubir Mahmud

RSUD Dr. Zubir Mahmud sebelumnya dibangun menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Medco Energi Internasional Tbk melalui anak perusahaan PT Medco E&P Malaka bersama mitra kerjanya, Kris Energi dan Japex dengan nilai anggaran mencapai Rp 75 miliar.
RS ini dibangun di atas lahan 83.458 meter persegi, mampu menampung 200 pasien rawat inap mulai dari bayi hingga orang dewasa dan memiliki 15 poliklinik serta dilengkapi fasilitas Instalasi Gawat Darurat (IGD), Rawat Inap Intensif, Instalasi Bedah Central (IBS), Instalasi Rawat Inap, Instalasi Rawat Jalan, Instalasi Radiologi, Instalasi Hemodialisa, Instalasi Patologi Klinik dan Patologi Anatomi, Instalasi Farmasi, Instalasi Gizi, Unit Transfusi Darah (UTD-RS) serta fasilitas pelayanan umum dan sarana prasarana kesehatan lainnya.
Saat ini, RSUD Dr Zubir Mahmud memiliki 28 dokter spesialis, 26 dokter umum/dokter gigi dan 699 tenaga kerja lainnya serta. Pada 2018, RS ini melayani 8.614 pasien rawat inap, 722 pasien rawat darurat rawat jalan, dan 64.891 pasien rawat jalan.

Lihat Juga: Kala Bupati Rocky Hapus Kesedihan Warganya
Rocky: Pasien Harus Dilayani dengan Senyuman
Wabup Syahrul Minta Pelayanan Puskesmas Ditingkatkan

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda