Penyebab Petugas Pemilu Sakit & Wafat

-

- Advertisment -

Penyebab Petugas Pemilu Sakit & Wafat

Petugas TPS membuka kotak suara di Matraman, Jakarta Timur, Rabu (17/4/2019)

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Sampai saat ini, paling kurang ada 91 petugas KPPS yang meninggal dunia dan 374 lainnya sakit.
Banyaknya petugas KPPS yang meninggal dunia diduga akibat kelelahan. Sebagaimana diketahui, Pemilihan Umum (Pemilu) sangat melelahkan. Selain pemilihan presiden, juga dilakukan pemilihan legislatif dari tingkat pusat sampai kota.
Dyan Mega menyoroti bagaimana asupan selama bertugas di TPS. Apakah minumnya cukup, bagaimana makannya, atau bagaimana kondisi kesehatan pribadi para petugas KPPS?
“Ini bisa terjadi karena tidak mendapat nutrisi yang memadai saat bertugas, termasuk juga bagaimana minumnya selama menjalani tugas itu. Selain itu, petugas KPPS juga banyak menghabiskan waktu di lokasi, sehingga energi terkuras lebih banyak,” ujar dr. Dyan Mega dikutip dari Klikdokter, Rabu (24/4/2019).
Seperti diketahui, pemungutan suara berlangsung dari pagi sampai siang.
“Mungkin saja cuaca panas, dan belum tentu minumnya cukup, sehingga mereka bisa saja mengalami dehidrasi. Nah, dehidrasi memang rentan menyebabkan sakit dan kelelahan,” ujar dr. Dyan Mega.
“Selain itu, mungkin juga ada petugas KPPS yang sebelumnya punya riwayat sakit. Mengalami dehidrasi itu bisa berbahaya bagi mereka yang sudah punya riwayat sakit sebelumnya,” dr. Dyan Mega menambahkan.
Kelelahan tidak bisa dianggap sepele. Pasalnya, kelelahan pada taraf yang parah bisa menyebabkan hilangnya nyawa.
“Salah satu yang harus Anda ingat adalah bahwa kelelahan sangat bisa mengancam nyawa. Semua kan tahu aktivitas KPPS itu sangat melelahkan, bisa dari malam sebelumnya ketemu malam lagi. Ketika tidak diimbangi minum dan makan yang cukup, itu sangat berbahaya,” pungkasnya.

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda