Budi dan Tiko Jadi Wamen, Masih Dirut Mandiri dan Inalum?

-

- Advertisment -

Budi dan Tiko Jadi Wamen, Masih Dirut Mandiri dan Inalum?

Budi Gunadi Sadikin dan Kartika Wirjoatmodjo saat menyampaikan keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jum’at (25/10/2019). [Foto: Setkab]
KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Budi Sadikin dan Kartika Wirjoatmodjo sebagai Wakil Menteri (Wamen) Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Budi dan Kartika diperkenalkan bersama 10 Wakil Menteri lainnya yang akan bergabung di Kabinet Indonesia Maju Jokowi-KH Ma’ruf Amin Periode 2019-2024.
Selanjutnya, Presiden Jokowi langsung melantik ke 12 Wakil Menteri yang datang dari kalangan pengusaha, politikus dan relawan itu di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jum’at (25/10/2019) sekitar pukul 14.10 WIB.
Budi dan Tiko, sapaan akrab Kartika Wirjoatmodjo mengaku diminta oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membantu Menteri Badan Usaha Milik Negara  (BUMN) Erick Thohir.
Keduanya juga mengaku siap mengundurkan diri dari posisinya saat ini sebagai pucuk pimpinan perusahaan pelat merah itu.
Sebelumnya, Budi menjabat sebagai Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) sejak 2017 lalu. Sedangkan, Tiko saat ini menduduki posisi sebagai Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sejak 2015 lalu.
“Saya dan Pak Tiko diminta Pak Presiden untuk membantu Pak Erick membuat program-program bagaimana kita bisa mengajak rakyat-rakyat untuk berusaha dengan baik. Mengkorporasikan lah petani dengan nelayan, itu pesan beliau. Kalau bisa bergeraknya di daerah-daerah bisa merangkul rakyat-rakyat di sekitarnya sehingga jangan sampai rakyat-rakyat itu juga jadi miskin,” kata Budi G. Sadikin kepada wartawan usai memenuhi panggilan Presiden Jokowi, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/10) siang.
Sementara itu Tiko mengatakan, intinya Presiden ingin BUMN juga menjadi kompetitif, bisa menjadi pemain global semakin besar. Dan juga bisa bersama-sama dengan swasta, bisa membangun perekonomian yang solid kebawahnya
“Kita juga ingin nanti bisa ekspansi ke global dan membangun competitiveness di Indonesia, termasuk dari sisi talent nya karena kita melihat talent ini bisa jadi talent nasional dan menjadi putra putri terbaik Indonesia juga,” jelasnya.

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda