Menkum HAM Yasonna Laoly.
KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Menteri Huum dan HAM Yasonna Laoly berkomentar terkait kisruh kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Ketua Umum Djan Faridz dengan Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romy) yang kini menemui babak baru. Dalam Pilgub DKI, PPP kubu Djan mendukung pasangan Ahok-Djarot dan PPP Romy mendukung pasangan Agus-Sylvi.
“Tim kita kan ada yang baru pulang dari luar negeri, tim direktur tata negara, dirjen masih di Malang. Jadi masih dibawa tingkat subdit yang mengkaji, nanti kita bawa ke atas,” ujar Menkumham Yasonna Laoly di kompleks parlemen,Senayan Jakarta, Rabu 19 Oktober 2016.
Menurutnya, ada pandangan para ahli termasuk pandangan mantan hakim konstitusi tentang arti sebuah keputusan Mahkamah Konstitusi (MK). Sehingga perlu kajian dari Menkumham untuk mengesahkan PPP pimpinan siapa yang sah.
“Apakah itu cukup atau tidak ini kan harus memerlukan kajian. Tidak bisa sembarangan. Nanti dituduh kita lagi bermain politik. Iya kan? Tapi kalau secara yuridisnya kuat, ya nanti kita kan begitu. Jadi tidak boleh gegabah,” katanya.
“Dikasih pandangan-pandangan para pakar. Jadi saya enggak boleh gegabah. Maka saya bilang dibahas secara mendalam dari berbagai aspek,” tambahnya. (Berita Satu)
Apa Komentar Anda?
komentar
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan