Kandidat Calon Walikota Banda Aceh periode 2017-2022, Aminullah Usman dan Illiza Saaduddin Djamal. (Klikkabar)
KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Pilkada Kota Banda Aceh dipastikan hanya diikuti oleh dua kandidat mengingat dua balon kandidat dari independen telah dinyatakan tidak lulus verifikasi oleh KIP Banda Aceh.
Hadirnya dua kandidat dalam Pilkada 2017 di Banda Aceh dilihat dari kasat mata akan mengancam incumbent. Demikian disampaikan Irwandi, Menejer Advokasi dan Pendidikan Publik Lembaga Kajian Sosial Politik dan Kebijakan Publik (LKSP-KP) LINGKAR FORUM.
“Hal ini didasari oleh kenyataan bahwa lazimnya kepuasan terhadap kerja incumbent maksimal hanya 45%. Disini lah peluang bagi penantang Aminullah Usman-Zainal Arifin mengambil keuntungan untuk mengalahkan kandidat incumbent,” ujar Irwandi kepada Klikkabar.com, Jumat 21 Oktober 2016.
Menurutnya, situasi pilkada tahun 2012 tidak lagi dianggap sama dengan pilkada 2017. Di tahun 2012, Aminullah berhadapan dengan incumbent, Mawardi dan Illiza sekaligus. Sedangkan kali ini, kekuatan sudah berbalik, Aminullah berpasangan dengan incumbent juga, Zainal Arifin yang kini menjabat sebagai Wakil Walikota. Sementara Illiza berpasangan dengan Farid Nyak Umar, anggota DPRK dari Fraksi PKS.
Paket Illiza-Farid tentu tidaklah sama dengan Paket Mawardi-Illiza dulu yang keduanya adalah incumbent murni. Sementara Aminullah tidak juga bisa dikatakan calon non incumbent karena kini yang mendampinginya adalah Wakil Walikota Banda Aceh dari Partai Amanat Nasional (PAN).
“Jelas beda sekali saat Aminullah berpasangan dengan Tgk Muhiban dulu di Pilkada tahun 2012. Komposisi pasangan ini, tentu menunjukkan posisi Aminullah lebih diunggulkan dibanding Illiza,” tutur Irwandi.
Dilihat dari kekuatan partai pengusung, tambah Irwandi, pasangan Aminullah-Zainal Arifin (Keuchik Zainal) juga hampir berimbang. Dimana Aminullah-Keuchik Zainal diusung oleh parta-partai besar dengan rinciannya Partai Nasdem empat kursi, Golkar tiga kursi, PAN tiga kursi dan Gerindra dua kursi. Total 12 kursi dari keseluruhan kursi di DPRK Banda Aceh.
Sementara paket incumbent Illiza-Farid mengantongi 18 kursi dengan rinciannya Partai Demokrat 5 kursi, Partai Aceh 4 kursi, PKS 4 kursi, PPP 3 kursi, PDA 1 kursi dan PKPI 1 kursi.
Keuntungan lain Aminullah Usman yaitu didukung penuh Wakil DPR Aceh dari Partai NasDem, Teuku Irwan Djohan, yang merupakan calon Walikota Banda Aceh pada pilkada 2012 yang lalu.
“Harus diakui, Irwan Djohan punya basis suara yang rill di Kota Banda Aceh. Ini sangat menguntungkan Aminullah Usman,” sebutnya.
“Dengan berkaca dari peta kekuatan politik diatas, pasangan Aminullah Usman-Keuchik Zainal jelas sangat diuntungkan, dan sangat memungkinkan untuk memenangkan pilkada Banda Aceh 2017, dengan kata lain akan mengalahkan kandidat incumbent,” tutup Irwandi. []
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan