Gita Wirjawan dan Wiranto | Klikkabar.com
KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Persaingan pemilihan ketua umum baru pada Musyawarah Nasional (Munas) PB PBSI di Surabaya, Jawa Timur pada akhir Oktober nanti semakin seru. Hingga saat ini telah lahir dua bakal calon ketum, yakni Jenderal TNI (Purn) H Wiranto dan Gita Wirjawan mantan Menteri Perdagangan di Era SBY.
Kedua-duanya telah didukung oleh beberapa pengurus provinsi, namun Wiranto yang saat ini menjabat sebagai Menko Polhukam lebih unggul dibandingkan Gita Wirjawan. Wiranto telah didukung oleh 22 Pengprov, sedangkan Gita digadang-gadang hingga saat ini telah ada 20 Pengprov yang bersamanya.
Dalam pertemuan di Tambora Room, Hotel Sultan, Senayan pada Sabtu 15 Oktober 2016 lalu, sebanyak 22 Pengprov PBSI menyerahkan dukungannya kepada Wiranto untuk maju sebagai Ketua Umum.
Pada pertemuan itu, alasan para pengurus provinsi PBSI mendukung Wiranto didasari oleh karena ketidakpuasan atas perhatian pengurus pusat kepada pengprov daerah. Selain itu, mereka juga menilai bahwa Wiranto yang memiliki pengalaman berkecimpung di tiga induk organisasi yaitu karate, taekwondo, dan bridge, bisa jadi modal bagus di cabang bulutangkis. Terlebih, Wiranto sendiri diketahui sangat suka bermain bulutangkis.
Sementara itu, Gita Wirjawan yang sudah memimpin PBSI sejak 2012 lalu, niatnya maju kembali adalah untuk meningkatkan kesejahteraan para atlet.
Kepemimpinan Gita Wirjawan di PBSI selama ini memang tidak semulus yang diharapkan, bahkan Menpora Imam Nahrawi pernah meminta Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan segera melakukan evaluasi, terkait kegagalan para pebulutangkis tanah air di ajang Indonesia Open, dimana sebagai tuan rumah tak mendapat satu gelar pun.
Namun, Gita pun telah berkontribusi dalam beberapa prestasi yang diraih Indonesia pada cabang bulutangkis, seperti 5 medali emas di Sea Games, 2 medali emas di Asian Games, 3 gelar juara dunia dan terakhir medali emas di sektor ganda campuran Olimpiade 2016.
Pembukaan pendaftaran bakal calon Ketum PBSI ditetapkan hingga 27 Oktober, pada 28 Oktober akan diadakan verifikasi berkas persyaratan. Munas PBSI sendiri akan berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2016 di Surabaya. 34 Pemilih dan 1 suara mantan ketua umum akan menentukan masa depan bulutangkis Indonesia untuk empat tahun kedepan.
Apa Komentar Anda?
komentar
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan