
KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Letusan senjata warnai aksi demonstrasi mahasiswa UIN Ar-Raniry, di kampus setempat, Darussalam Banda Aceh, Selasa 18 Oktober 2016. (Baca : Mahasiswa UIN Ar-Raniry Lakukan Demo, Tolak Logo Baru dan Parkir Elektronik)
Aksi yang awalnya berlangsung tertib berakhir ricuh. Pasalnya, pihak rektorat yang “asik” duduk bersama Gubernur Aceh di dalam ruang auditorium tak kunjung keluar.
Menjelang 60 menit aksi berlangsung, massa mulai panas dan berusaha menerobos masuk ke ruang auditorium.
Pantauan Klikkabar.com, aksi kejar-kejaran antara satpam dan mahasiswa juga terlibat dalam aksi ini.
Kericuhan ini juga berawal pemukulan yang dilakukan Satpam Kampus terhadap salah satu mahasiswa pendemo.
Seperti diberitakan sebelumnya, aksi ini merupakan bentuk protes mahasiswa terkait wacana perubahan logo UIN Ar-Raniry yang menang dalam sayembara baru-baru ini.
Sebagaimana disebutkan, logo yang dimenangkan Fandy Diadline Widi Anugerah warga Malang, Jawa Timur itu dinilai sangat melenceng dari nilai-nilai sejarah dan budaya kampus UIN Ar-Raniry.
Selain menolak logo UIN Ar-Raniry, mahasiswa juga menolak parkir elektronik yang diterapkan UIN Ar-Raniry.
REPORTER : MUHAMMAD FADHIL
Apa Komentar Anda?
komentar
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan