Home / ACEH / Jelang Mubes ke-III IKAT Aceh, Kandidat Bermunculan

Jelang Mubes ke-III IKAT Aceh, Kandidat Bermunculan

Ketua IKAT Aceh, Muhammad Fadhil Rahmi, Lc (kanan) bersama Kepala Bidang Humas IKAT Aceh, Muhammad Nasril, Lc, MA. (Muhammad Fadhil/Klikkabar.com)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Jelang Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh, sejumlah kandidat mulai bermunculan.

Ketua IKAT Aceh, Muhammad Fadhil Rahmi, Lc dalam siaran pers kepada Klikkabar.com, Jumat (23/8/2019) mengatakan, pihaknya akan melaksanakan Mubes pada Minggu 25 Agustus 2019 di Aula Mahkamah Syariah di Banda Aceh.

Selain Mubes, Ikat juga melaksanakan kenduri dan bincang santai tentang harapan umat pada Alumni Timur Tengah.

Direncakan, ada sejumlah tokoh yang akan mengisi acara bicang santai, antara lain; Iskandar Usman Al-Farlaky (DPR Aceh), Drs H Muhammad Daud Pakeh (Kepala Kanwil Kemenag Aceh), Prof Dr H Warul Walidin AK MA, H Faisal Ali (Tokoh Nahdhatul Ulama), Dr Aslam Nur LML MA (Tokoh Muhammadiyah), Zainal Arifin M Nur (Pimred Serambi Indonesia), Suraiya Kamazzaman (Tokoh Perempuan) dan sejumlah tokoh lainnya.

Saat ini, kata Fadhil, ada sejumlah nama calon ketua yang sudah muncul dan komitmen ingin memimpin IKAT Aceh untuk periode 2019-2022.

Nama-nama kandidat yang muncul antara lain; Wahyuddin Abdul Wahid (Pimpinan Dayah Insan Qurani), Fadhilah Jamaluddin (Pimpinan RIAB), Gamal Akhyar (Ketua 212 Syariah, Dosen UIN Ar-Raniry), Umar Rafsanjani (Ketua Tastafi Banda Aceh).

Selain itu, Mubashirullah (Dai Perkotaan Banda Aceh), Syafruddin Abdurrahman (Ketua Panitia Mubes) dan Fakhrurrazi M Yunus (Dosen UIN Ar-Raniry).

Fadhil berharap agar kandidat yang ingin maju untuk bertarung secara sportif dengan mengedepankan musyawarah mufakat.

“Bagi siapa yang memimpin nantinya harus merangkul yang kalah dan tentunya harus mengakomodir apa yang menjadi usulan dan rekomendasi dari hasil Mubes,” kata Fadhil.

Selain itu, ia juga meminta kepada kandidat yang akan memimpin nantinya harus mempertahankan eksistensi IKAT Aceh. “Ambillah yang baik-baik dari periode sebelumnya dan ke depan harus lebih baik dari masa kami,” kata Fadhil. []

MUHAMMAD FADHIL