Home / BERITA TERBARU / Habibie Presiden Pertama Dimakamkan di TMP Kalibata

Habibie Presiden Pertama Dimakamkan di TMP Kalibata

Ilustrasi, Presiden ketiga RI BJ Habibie berdoa saat berziarah di makam istrinya Ainun Habibie, di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (20/9/2013). Presiden sekaligus ilmuwan kebanggaan Indonesia BJ Habibie wafat pada Rabu 11 September 2019 dalam usia 83 tahun. Warta Kota/adhy kelana/kla (Warta Kota/adhy kelana)

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Meninggalnya Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie merupakan kehilangan besar bagi Indonesia.

Sosok Presiden ke-3 RI itu meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9/2019) pukul 18.05 WIB.

Almarhum telah dimakamkan di Taman Makam Pahalawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan pada Kamis (12/9/2019) kemarin. Posesi pemakaman Habibie di TMP Kalibata dilakukan secara militer dan dipimpin Presiden Joko Widodo sebagai inspektur upacara.

Habibie dikebumikan tepat di samping makam istrinya, Hasri Ainun Besari. Pusara keduanya diketahui menempati slot nomor 120-121, blok M.

Pemakaman tersebut menjadikannya presiden pertama yang dimakamkan di TMP Kalibata.

Berdasarkan catatan Klikkabar.com, tiga presiden yang sebelumnya telah pergi tidak dimakamkan di TMP Kalibata. Mereka dimakamkan di daerah kelahiran maupun di tempat keluarganya masing-masing.

Presiden ke-1 RI Sukarno yang meninggal pada 21 Juni 1970 dimakamkan di sebuah kawasan di Kelurahan Bendogerit, Kec. Sanawetan, Blitar, Jawa Timur.

Lalu, Presiden ke-2 RI Soeharto dimakamkan di Astana Giribangun tepatnya di lereng Gunung Lawu, Karanganyar, Solo, Jawa Tengah. Di tempat itu juga Soeharto yang tutup usia pada 27 Januari 2008 dimakamkan bersama almarhum istrinya Siti Hartinah atau Tien Soeharto serta kedua orangtua Tien.

Setahun setelahnya, Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur meninggal dunia pada tanggal 30 Desember 2009. Ia dikebumikan di kompleks Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

Kompleks tempat pemakaman Gus Dur juga diisi dengan makan warga lainnya. Ada 45 orang yang dimakamkan yakni mulai dari pendiri Pesantren Tebuireng, pengasuh pondok, keluarga hingga dzuriah.

BJ Habibie meninggal dunia dalam usia 83 tahun. Presiden ketiga Indonesia yang senantiasa melaksanakan ibadah puasa Senin dan Kamis itu menghembuskan nafas terakhirnya setelah menjalani perawatan intensif di RSPAD sejak 1 September 2019.

Meski Tim Dokter Kepresidenan telah bekerja keras mengupayakan kesembuhan BJ Habiebie, namun Allah Swt berkendak lain. Allah ‘memanggil pulang’ putra terbaik bangsa Indonesia itu. []