Home / BERITA TERBARU / Ribut Uang Lebaran, Ibu dan Anak Mati Minum Racun

Ribut Uang Lebaran, Ibu dan Anak Mati Minum Racun

Ilustrasi minum racun.

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), Yatmiati (50) dan anaknya Yogi Bagas Waluyo (8) warga Desa Karangsono, Kec. Purwosari, Kab. Pasuruan, Jawa Timur, nekat mengakhiri hidup dengan minum racun potas.

Keduanya ditemukan tergeletak di dalam kamar rumah. Diduga, Yatmiati terhimpit masalah ekonomi karena tak punya uang menjelang datangnya hari raya seperti tertulis dalam wasiat permintaan maaf kepada keluarganya.

Dilansir dari laman Sindonews, peristiwa memilukan tersebut diketahui saat Lamat (57) tiba- tiba mendengar suara aneh dari dalam kamarnya dan saat dilihat ternyata kamar dalam keadaan terkunci sehingga memanggil Yusuf anak pertamanya.

Tak disangka, istri dan anaknya tewas dengan mulut berbusa dan bau obat serangga menyengat. Keponakan almarhum, Mahfud menduga kuat Yatmiati mengakhiri hidupnya karena masalah ekonomi. Sebelumnya, korban dan suami sempat terjadi perdebatan kecil karena masalah uang menjelang lebaran.

Kapolsek Purwosari AKP I Made Swardana mengatakan, petugas yang datang ke lokasi kejadian menemukan surat wasiat dari kedua korban salah satu isinya soal permintaan maaf kepada suami dan anaknya yang masih hidup serta keluarga yang ditinggalkan.

“Pihak keluarga keberatan dilakukan autopsi dan meminta kasus ini tidak dilanjutkan sehingga dua jasadnya dimakamkan di lingkungan setempat dengan posisi sejajar,” katanya.

Sekadar diketahui, potassium sianida atau potas adalah racun yang sangat mematikan, dengan waktu reaksi antara 3-4 jam. Racun ini menyerang pembuluh darah jantung,menutup aliran darah sehingga korban kolaps dan mati. Racun ini bisa didapatkan dari peracun ikan dan pupuk urea.

Baca Juga: Jelang Sahur, Ibu dan 2 Anaknya Dibunuh di Aceh Utara

Kejam, Mayat Bayi Ini Dibuang ke Atap Genteng

Kisah Ahyar, Dijemput Sehat Pulang Jadi Mayat