Ribuan mahasiswa menunggu Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah di depan kantor gubernur setempat, Rabu (10/4/2019) sore. (Muhammad Fadhil/Klikkabar.com)
KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Ribuan mahasiswa yang melakukan aksi demontrasi di Kantor Gubernur Aceh pada Rabu (10/4/2019) kecewa pada Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.
Bahkan, massa meneriaki bahwa orang nomor satu di Aceh itu layak disebut “pecundang”.
Mereka kecewa karena Nova Iriansyah tak mau menemui pendemo, padahal sedang tidak berada di luar kota.
“Plt Gubernur Aceh pecundang, dari pagi sampai sore kami menunggu kehadirannya, tetapi tidak digubris,” kata salah seorang pendemo dalam orasinya.
Pantauan Klikkabar.com, ribuan massa mulai membubarkan diri saat azan magrib, sekira pukul 18.46 WIB. Begitu juga sejumlah aparat kepolisian dan Satpol PP.
Namun, sekitar seratusan massa memilih bertahan di Kantor Gubernur Aceh. Mereka mengaku enggan pulang, karena tak berhasil menemui Plt Gubernur Aceh.
Seperti diketahui, aksi demontrasi ini dalam rangka mendesak Plt Gubernur Aceh untuk mengeluarkan rekomendasi agar PT. EMM dicabut izinnya. Perusahaan itu dinilai telah merusak lingkungan dan merugikan masyarakat sekitar.
Aksi penolakan perusahaan tambang itu sudah dilakukan berkali-kali. Di antaranya, pada Jumat (5/4/2019), seratusan mahasiswa dari UIN Ar-Raniry telah melancarkan aksi di lokasi yang sama.
Kemudian, Selasa (9/4/2019) kemarin, seribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Aceh juga melakukan aksi yang sama di tempat yang sama. Aksi kemarin berlangsung ricuh, yang menyebabkan satu mahasiswa terluka, ratusan terkena gas air mata dan sejumlah fasilitas kantor Gubernur Aceh rusak. []
KlikKabar.com Jujur Mengabarkan