Home / ACEH / Begini Kronologis Amukan Massa dan Pembakaran Dua Mobil di Aceh Timur

Begini Kronologis Amukan Massa dan Pembakaran Dua Mobil di Aceh Timur

Foto : Mobil yang diduga milik kawanan maling lembu dibakar di Idi Timur, Aceh Timur, Sabtu, 31 Januari 2016. (IST).

KLIKKABAR.COM, ACEH TIMUR – Tiga kawanan maling yang diduga hendak mencuri lembu milik warga, pada Sabtu 31 Desember 2016 jelang subuh tadi babak belur diamuk massa di Desa Matang Rayek, Kecamatan Idi Timur, Kabupaten Aceh Timur. [Baca: Maling Lembu Babak Belur Dihajar, Dua Mobil Dibakar]

Peristiwa tersebut bermula saat warga curiga terhadap mobil Daihatsu Xenia yang melintas berulang kali di jalan desa setempat sekira pukul 02.45 WIB.

Atas dasar itulah warga kemudian berinisiatif untuk memeriksa dan menginterogasi pengemudi mobil tersebut sekira pukul 02.45 WIB. Namun, keterangan yang diberikan berbekit-belit. Warga semakin dibuat curiga lantaran pelaku tidak bisa menunjukkan kartu tanda penduduk mereka oleh warga.

Warga kemudian menggeledah isi mobil dan kedua pelaku sehingga memancing perhatian warga lainnya. Warga yang diliputi rasa penasaran semakin ramai berdatangan. Akhirnya, karena terdesak pelaku mengatakan bahwa ada satu orang rekan mereka yang sedang menunggu di sebuah SPBU yang terletak tidak jauh dari lokasi.

Sekira pukul 03.50 WIB, warga kemudian membawa satu orang pelaku untuk menjemput rekannya yang mengemudikan mobil Mitsubishi Colt Diesel. Setiba di lokasi, warga yang tersulut emosinya lalu membawa truk ke pinggir pantai dan membakarnya.

Selanjutnya, ketiga pelaku dibawa warga ke lapangan bola kaki di desa setempat. Amarah warga semakin memuncak akibat sering hilangnya ternak di desa mereka sehingga ketiga pelaku tanpa di komandoi langsung di ‘bogem’ tanpa ampun. Mobil Xenia milik pelaku juga ikut dibakar massa.

Dari keterangan yang berhasil diperoleh, ketiga pelaku yakni, AZ, 35 tahun, warga Desa Blang Dalam, Kec. Bandar Dua, Kab. Pidie Jaya, ZF, 37 tahun, warga Desa Ketapang Areh, Kec. Delima, Kab. Pidie, dan MB, 32 tahun, warga Desa Ceulanga Barat, Kec. Bandar Dua, Pidie Jaya.

Massa dapat diredam dan dikendalikan setelah sejumlah personil kepolisian tiba di lokasi tak lama berselang setelah kejadian. Selanjutnya, ketiga pelaku dibawa ke RSUD Dr. Zubir Mahmud untuk menjalani perawatan dan menurut informasi sementara, salah seorang diantaranya kritis.

REPORTER : ZAMZAMI ALI