Ilustrasi
KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Ketua Presidium Persaudaraan Barat Selatan Aceh (PBSA), Drs H Zainal Sabri MM menyatakan, siapa bilang masyarakat di kawasan barat dan selatan Aceh tidak bisa bersatu?
“Sekarang kita jawab dengan fakta bahwa kita bisa bersatu, bisa kompak, mampu merajut persaudaraan dan membentuk sebuah wadah untuk berhimpun, inilah dia PBSA. Ini kekuatan baru masyarakat barat selatan Aceh,” kata Zainal Sabri dalam Rapat Kerja Perdana PBSA di Anjong Monmata, Banda Aceh, Sabtu sore, 22 Oktober 2016.
Raker itu mengusung tema Merajut Persaudaraan untuk Akselerasi Pembangunan Kawasan Barat Selatan.
Raker yang dihadiri 300-an peserta itu merupakan agenda lanjutan dari pengukuhan Presidium PBSA pada paginya. Presidium tersebut dikukuhkan oleh Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah bersama Waled Marhaban Adnan mewakili unsur ulama, dan Prof Dr Darwis A Soelaiman MA mewakili unsur tokoh adat dan budaya.
Zaini Sabri MM dan A Malik Musa SH MHum (Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala) dikukuhkan masing-masing sebagai Ketua dan Sekretaris Presidium PBSA.
Menurut Zainal Sabri, PBSA hadir untuk merajut persaudaraan antarkomponen di barat selatan Aceh yang selama ini terkesan kurang bersatu, sehingga kurang bisa diharapkan menjadi energi penggerak yang solid untuk percepatan (akselerasi) pembangunan di wilayah barat selatan Aceh.
“Jadi, dengan membentuk PBSA kita tidak minta merdeka dari Aceh. Jangan ada yang berpikir seperti itu, karena kita memang tidak berpikir sejauh itu,” kata Zainal Sabri.
Begitupun, Sabri mengungkapkan juga bahwa lembaga ini lahir karena selama ini masyarakat di kawasan barat selatan Aceh merasa termarginalkan, jauh tertinggal, dan cenderung diabaikan dalam derap pembangunan Aceh.
“Jadi, kita harapkan PBSA nantinya bisa menjembatani berbagai aspirasi yang selama ini tersumbat. Apalagi selama ini pemerataan pembangunan maupun tingkat ekonomi di kawasan ini masih jauh tertinggal dari kabupaten lainnya di Aceh,” kata Zainal.
Secara spesifik Zainal Sabri mengatakan, tujuan didirikannya PBSA adalah untuk berusaha mempersatukan berbagai potensi yang dimiliki tokoh-tokoh masyarakat di wilayah barat selatan Aceh.
“Putra-putri daerah barat selatan Aceh ingin terus berkontribusi terhadap pembangunan. Juga ingin menggali potensi yang bisa mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat di sana,” ujar Zainal Sabri.
Turut hadir dalam pelantikan itu, antara lain, Anggota DPR RI Muslim Ayub SH MM, Rektor Universitas Teuku Umar Prof Dr Jasman J Ma’ruf, Anggota DPR Aceh, Dr Hj Mariati MR, Abdullah Saleh SH, Iskandar Daod SE, Drs Yunardi, dan M Tanwier Mahdi SAg, Pimpinan Umum Harian Serambi Indonesia H Sjamsul Kahar, serta sejumlah tokoh Barsela lainnya, seperti Alwin Abdullah, Dr Aliamin, Saifuddin Bantasyam MA, Drs Sukarni, Drs Adnan NS, Hasbi Badai, TAF Haikal, dan Nurlaily Idrus MH.**(Serambi)
Apa Komentar Anda?
komentar
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan