Home / ACEH / Ini Kronologi Peledakan Mobil Dinas Anggota DPRK Bener Meriah

Ini Kronologi Peledakan Mobil Dinas Anggota DPRK Bener Meriah

14333827_331010543910419_4077840208076318201_n

KLIKKABAR.COM,BANDA ACEH – Pelaku peledakan granat didalam mobil dinas anggota DPRK Bener Meriah terungkap. Tersangka tersebut adalah SZ (35) istri muda Mansur Ismail anggota DPRK Bener Meriah.

Peledakan granat di mobil dinas yang diotaki SZ  ternyata dibantu adik kandungnya AF yang bertidak sebagai eksekutor. Kejadian peledakan yang merenggut dua nyawa, Nana Kibi (8) dan Aulia (22) tersebut sudah direncanakan SZ dan AF sejak pagi hari. Motif nya ialah lantaran ingin membalas rasa sakit hati.

“Perencanaan itu bermula pada Sabtu pagi 17 September 2016 sekira pukul 08.00, AF (Adik tersangka yang juga eksekutor peledakan mobil dinas) menemui SZ dan mengatakan akan mengikuti perginya Aulia (Anak Mansur dari istri pertama) dan akan membalas rasa sakit kakak kandungnya SZ.

Tidak berselang lama sekira pukul 09.00 Mansur Ismail menelpon SZ (Istri kedua Mansur) dengan niat menanyakan kabarnya. Saat bincang-bincang SZ menanyakan keberadaan Nurma istri pertama Mansur Ismail.

Saat itu Mansur Ismail menjawab bahwa istri pertamanya berada di Bireun dan akan menuju ke Bener Meriah dengan menggunakan mobil dinasnya dengan disopiri Aulia anak kandung Mansur Ismail.

Mendapatkan informasi tersebut SZ menghubungi AF dengan mengatakan bahwa Aulia sedang di Bireun bersama Nurma (Istri pertama Mansur Ismal).

Sore hari sekira pukul 18.00 AF kembali kerumah SZ. Saat itu SZ langsung menanyakan “gimana sudah dik” dan dijawab AF “Sudah saya lakukan, lihat saja nanti kabarnya”. Sekira pukul 20.00 SZ  kembali menanyakan perkembangan. AF menjelaskan bahwa mobil dinas yang dikemudikan Aulia sudah meledak.

Kini SZ sudah ditahan di Polres Bener Meriah dan dikenakan pasal UU darurat No 12 THN 1951, 340 yo 338 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan menggunakan senjata api dan bahan peledak. Sedangkan tersangka AF sedang dikejar aparat Kepolisian Bener Meriah.

LAPORAN: RAMADHAN

Apa Komentar Anda?

komentar